speech delay
Family & Parenting / Health

Tiada Kata Terlambat Bahkan untuk Anak yang Terlambat Bicara

Mungkin kita termasuk orang tua yang akan panik ketika memiliki anak usia balita yang tak kunjung berkata-kata. Antara cemas mengapa ia belum juga berbicara, juga penasaran seperti apa rasanya berbincang-bincang dengan si kecil. Perasaan itu pasti setiap harinya akan muncul baik secara bergantian maupun dalam waktu yang bersamaan.

Menurut psikolog anak Ibu Firesta Farizal M.Psi, yang juga merupakan Direktur Klinik Psikologi dan Pusat Terapi anak Mentari Anakku, akhir-akhir ini banyak sekali para orang tua yang berkonsultasi karena anaknya mengalami speech delay atau keterlambatan bicara. Di mana speech delay bisa terjadi karena beberapa faktor, nanti akan saya bahas lebih detail.

Dengan kemajuan tekonologi yang semakin mempermudah anak-anak untuk mengakses film atau video sedikit banyak berpengaruh terhadap kemampuan bicaranya. Maka dari itu, untuk mengedukasi para orang tua dalam menangani anak yang terlambat bicara, pada tanggal 10 November 2018 yang lalu Mentari Anakku mengadakan acara Parent’s Talk. Yaitu acara tahunan yang dilakukan bersama dengan para orang tua dengan konsep talkshow dan sharing experience.

Di tahun ini tema Parent’s Talk yang diambil adalah “Kenali Speech Delay pada Anak”. Acara yang dilaksanakan di Routine Coffee & Eatery – Bintaro, Tangerang Selatan ini dihadiri oleh para orang tua yang rata-rata memiliki anak berusia antara 1-4 tahun. Bahkan ada juga ibu hamil yang mengikuti acara ini karena merasa tertarik dan ingin belajar lebih awal untuk mempersiapkan calon buah hatinya kelak.

parents talk speech delay
Para Ibu serius menyimak materi tentang speech delay

Upaya Orang Tua untuk Anak yang Mengalami Speech Delay

Seorang ibu bernama Ibu Ari, bersedia membagikan pengalamannya tentang Rizkey—buah hatinya. Ibu Ari sendiri merupakan staf pengajar di Fakultasi Psikologi di Universitas UPI YAI. Meski berkecimpung di dunia psikologi namun Ibu Ari merasa tetap harus banyak belajar lagi ketika Rizkey mengalami gangguan pendengaran.

Saya masih ingat saat itu Rizkey memulai terapi wicara di Mentari Anakku, ketika anak saya sudah masa-masa terakhir terapi. Beberapa kali kami sempat bertemu di klinik tapi tak sempat berbincang banyak. Karena masing-masing sibuk meladeni si kecil. Usia Rizkey pun tak beda jauh dengan Hammam yang lahir di penghujung tahun 2014.

Dari cerita Ibu Ari, ada emosi yang saya mengerti bagaimana rasanya, ada juga yang saya tidak bisa membayangkan seandainya saya adalah Ibu Ari. Di usia 6 bulan Rizkey tidak menunjukkan tanda-tanda excitement terhadap suara yang ada di sekitarnya. Tidurnya selalu anteng, bahkan ketika kencangnya suara petir menggelegar ia tetap tertidur pulas. Dengan tekad yang kuat Ibu Ari beserta suami mengupayakan terapi yang mungkin dilakukan bagi Rizkey di berbagai rumah sakit.

Hingga akhirnya dipertemukan dengan Mentari Anakku dan saat ini Rizkey telah mengalami kemajuan yang pesat dalam perkembangan Bahasa.

Penyebab Speech Delay pada Anak

Selain Ibu Ari yang berbagi kisah, Ibu Firesta Farizal, M.Psi, sendiri menjadi narasumber dari sisi psikologi anak, didampingi Ibu Sinta Mailani Sari, A.Md.TW., selaku terapis wicara di Klinik Mentari Anakku. Sebelumnya, Ibu Arafani Saezarina, M.Psi., sebagai psikolog pendidikan yang dalam acara ini bertindak sebagai moderator, menjelaskan terlebih dahulu sekilas tentang Mentari Anakku.

parents talk speech delay
Moderator Ibu Arafani Saezarina, M.Psi., narasumber Ibu Ari, Ibu Firesta Farizal, M.Psi, dan Ibu Sinta Mailani Sari, A.Md.TW.,

Mentari Anakku adalah klinik psikologi dan pusat terapi anak yang didirikan dengan tujuan agar anak-anak Indonesia bisa memiliki kesempatan untuk bertumbuh dan berkembang secara optimal. Dan bahasa merupakan salah satu faktor penting dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena kemampuan bahasa dapat menentukan kapan seorang akan bisa mulai bersekolah.

Banyak faktor penyebab keterlambatan bicara pada anak. Jika tidak bisa diketahui secara langsung, para orang tua harus berkonsultasi dengan ahlinya. Seperti dokter tumbuh kembang anak atau psikologi anak. Perlu diketahui bahwa speech delay bukanlah diagnosa, melainkan sebuah gejala yang timbul dengan sebab-sebab tertentu. Berikut ini adalah beberapa penyebab speech delay.

  • Gangguan pendengaran
  • Indikasi autism
  • Global delay development
  • Sensory problem
  • Oramotor
  • Minim interaksi

Kapan Harus Memulai?

Pada tulisan saya yang berjudul Tahap Perkembangan Bahasa pada Anak, bisa diketahui sejauh mana seorang anak telah berkembang kemampuan bahasanya. Jika tidak sesuai dengan tabel perkembangan bahasa maka yang pertama kali harus dilakukan oleh orang tua adalah “menerima”. Karena sering kali orang tua cenderung menyangkal apa yang dialami oleh anaknya, sambil berharap si kecil akan bisa bicara seperti teman-temannya seiring berjalan waktu.

Orang tua yang kooperatif bisa mengajak si kecil untuk berkonsultasi dengan psikolog anak. Kemudian akan dilihat dan dicari kesulitan sekaligus kemampuan anak. Sangat baik untuk mengetahui penyebab speech delay sejak awal karena akan lebih memudahkan proses terapi.

Pengalaman pribadi saya berkonsultasi dengan psikolog anak ketika Hammam berusia 2 tahun 9 bulan. Sebenarnya di waktu ini masih ada rentan waktu menunggu sampai anak berusia 3 tahun, tapi lebih cepat akan lebih baik. Jadi bisa dibilang waktu yang tepat untuk memulainya adalah ketika anak berusia 2 tahun dan sudah ada tanda-tanda speech delay. Karena menurut Ibu Firesta Farizal “terlalu cepat” akan lebih baik daripada terlambat.

Penanganan Speech Delay

Penanganan speech delay pada anak terdiri dari beberapa tahap. Pertama, anamnesa. Yaitu sesi interview yang dilakukan oleh psikolog kepada orang tua terkait dengan apa yang dialami oleh anak, agar dapat diketahui kondisi anak beserta faktor penyebab yang dimilikinya. Kemudian dilakukan tahap kedua yaitu observasi, melihat secara langsung perilaku anak melalui kegiatan yang paling mudah yaitu bermain.

Setelah diketahui penyebabnya maka jenis terapi akan lebih terarah. Apakah bisa langsung mengikuti terapi wicara atau harus terapi sensori integrasi sesuai dengan kebutuhan si kecil. Terapi akan dijalankan secara personal, di dalam ruang terapi hanya ada seorang anak dan terapis selama 1 jam per pertemuan. Bisa dijadwalkan 2-3 kali seminggu. Di Mentari Anakku orang tua bisa mengikuti perkembangan terapi si kecil melalui CCTV yang tersedia di setiap ruangan. Kemudian setiap 3 bulan sekali akan dilakukan evaluasi.

Artikulasi yang kurang jelas juga termasuk salah satu ciri speech delay. Jika anak sudah mulai sekolah mungkin akan menghambat proses belajarnya. Maka dari itu Ibu Sinta menyarankan jika anak dengan speech delay yang sedang menjalani terapi harus ada komunikasi antara orang tua dengan guru di sekolah agar proses terapinya dapat berjalan optimal. Guru juga bisa memberi masukan tentang kesulitan anak di sekolah, baik secara langsung dengan orang tua murid atau bisa juga secara resmi mengirimkan surat kepada terapis.

Tiada Kata Terlambat

Meskipun akan lebih baik jika cepat melakukan intervensi pada anak yang mengalami speech delay, tapi bagi saya tiada kata terlambat bahkan untuk anak yang terlambat bicara. Kita harus selalu semangat mendampingi si kecil, tidak perlu merasa gagal menjadi orang tua. Di sini juga dibutuhkan kerjasama yang kompak antara ibu dan ayah, saling support, tidak saling menyalahkan dan tetap memberikan motivasi kepada anak. Mungkin dulu kita pernah jadi anak yang terlambat bicara, tapi jangan lah hal ini juga terjadi kepada anak-anak kita.

Berikut ini adalah kesimpulan dari Parent’s Talk Kenali Speech Delay pada Anak bersama Mentari Anakku.

  1. Orang tua bisa terus menstimulasi dan lebih aware terhadap kemampuan bahasa anak, jika dirasa tidak sesuai dengan tahap perkembangan anak dan membutuhkan bantuan tenaga ahli silakan menghubungi psikolog anak.
  2. Speech delay bisa terjadi karena banyak faktor, penyebab yang jelas dapat memudahkan proses terapi wicara.
  3. Dengan terapi perkembangan bahasa anak akan menjadi lebih pasti. Dan kemampuan bahasa anak akan menentukan kapan ia bisa mulai bersekolah.
  4. Komunikasi orang tua dengan guru di sekolah dapat membantu proses terapi berjalan lebih optimal.

Baca juga tahap perkembangan Bahasa yang dialami oleh Hammam, pada tulisan saya yang berjudul Mari Kita Bicara Hingga Stasiun Akhir.

Terima kasih telah menyempatkan diri membaca tulisan ini, untuk perkembangan bahasa anak yang lebih baik :)

Mentari Anakku (Klinik Psikologi dan Pusat Terapi Anak)
JL. Adam Malik Kav. 258 Komp. Deplu, Cipadu Jaya, Larangan, Tangerang 15155
Telp: (021) 73882115 / +6281212362520 (sms) | Email: mentarianakku@gmail.com

Author

Enterprenuer and Crafter Mommy || I have one little kid, I love writing, sewing and photography || dzul.rahmat@gmail.com

Comments

Elly Nurul
January 4, 2019 at 7:29 pm

Setuju mba, tidak ada kata terlambat, ketika orangtua telah sadar akan anaknya yang spech delay,maka orangtua tentu akan berusaha mencari cara untuk menanganinya.. InshaAllah dengan segala daya dan upaya telah ditempuh orangtua akan membuahkan hasil yang maksimal.. aamiin



January 5, 2019 at 12:45 am

Oh ada indikasi autism ya anak yang terlambat berbicara ini. Tapindengan modal kasih sayang ya insya Allah ortu yang ngalamin anaknya gini, jadi sabar ya bantu terapinya



January 5, 2019 at 6:30 am

Setuju banget, tiada kata terlambat bahkan untuk anak yang terlambat bicara. Harus selalu semangat mendampingi si kecil dan tidak perlu merasa gagal menjadi orang tua. Lingkungan sekitar juga harus mendukung untuk membesarkan hati orang tua.



January 5, 2019 at 7:55 am

Wah iya nih ..memang hrs sejak dini ya biar segera dicari cara mengatasinya..biasanya emang ke terapi tumbuh kembang anak ya..



Annafi
January 5, 2019 at 9:52 am

Benar mba, kakak saya dulu juga speech delay tapi orangtua saya ga nyerah. Semenjak ada mbok yg ceriwis katanya kakak saya jadi ikutan bawel 😊



January 5, 2019 at 2:59 pm

Sebagai orangtua harus tanggap ya pada perkembangan anak, hrus tau di usia berapa anak pada umumnya punya kemapuan yang baru.
Aku setuju tak ada kata terlambat, hrus tetap berusaha demi sang buah hati.
Thanks sharingnya mbak, mskipun blm punya baby, ini jdi ilmu baru buat aku.



January 6, 2019 at 12:44 pm

Iyess mba. Yang penting itu orang tua harus tanggap dan selalu memantau perkembangan anak. Kalau pun ditemukan hal berbeda sperti speech delay dengan intervensi yang tepat insyaallah bisa..



January 6, 2019 at 9:04 pm

Sedih jg kalo liat anak yang mengalami keterlambatan bicara, di tempat saya bekerja pun cukup banyak yang terapi utk kasus speech delay.



January 7, 2019 at 5:58 am

Kepekaan ortu PENTING banget dlm nendeteksi pada tumbuh kembang ansk. Keberadaan Klinik Mentari Anakku Juga sangat membantu.



January 9, 2019 at 9:09 pm

sebagai orangtua memang harus mengerti bahasa anak. apalagi event parents talk ini punya pokok bahasan yang menarik. terima kasih atas sharingnya*



January 10, 2019 at 7:06 am

Materi parenting talk yang menarik yaa. Orangtua memang harus mengerti bahasa anak. Semoga apa yang telah dibahas pada event ini bisa diimplementasikan di rumah*



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *