Tips & Review

Dua Langkah Mudah Membersihkan Lantai Kamar Mandi dari Lumut

Karena terlalu menuruti kemauan anak remajanya yang sok-sokan suka warna biru, dulu Ibu saya akhirnya memilih warna ini untuk lantai kamar mandi kami. Memang bagus, sih, kamar mandi kelihatan nyaman banget dan sejuk. Ya, itu dulu. Waktu lantainya masih bersih mengkilap. Setelah bertahun-tahun berlalu, karena Ibu punya anak kayak saya, yang selalu kurang gigih kalau disuruh bersih-bersih, akhirnya lantai kamar mandi kami bertemu juga pada takdirnya. Yaitu berlumut.

Ibu saya itu standar kebersihannya setaraf hotel bintang lima, haha. Kamar mandi lebih sering banget dibersihin sama Ibu ketimbang sama saya yang masih muda ini. Tapi sejak Ibu sudah nggak se-kuat dulu lagi, ya tugas ini akhirnya saya emban juga. Hingga pada satu titik, lantai kamar mandi kami mulai ada kerak-keraknya dan sulit dibersihkan. Hal yang sama terjadi juga di rumah abang saya. Abang membersihkannya dengan cairan ajaib yang entah apa namanya, saya lupa. Dia bilang pakai cairan ini tinggal dioles saja pakai kuas, diamkan beberapa menit kemudian sikat. Nanti keraknya akan luntur dengan mudah.

Demi mengembalikan keindahan kamar mandi seperti sedia kala, saya pun ikut-ikutan membeli cairan tersebut. Ternyata ini cairannya keras banget, parah. Saat membersihkan diharuskan memakai sarung tangan plastik atau karet. Pernah nggak sengaja terkena tangan dan kaki gitu, ya Allah jari-jari tangan dan kaki saya, terutama di bagian kuku rasanya sakit semua. Besoknya saya nggak mau lagi pakai cairan ini. Lagian, saking terlalu keras bahan kimia yang terkandung di dalamnya, cara kerjanya adalah menghilangkan lapisan dari keramik itu sendiri. Iya awalnya memang bersih criiiing. Tapi begitu kena kotor di kemudian hari, jadi nggak bisa dibersihkan lagi.

Tujuan Membersihkan Lantai Kamar Mandi

Selain agar selalu bersih dan baunya tetap segar, membersihkan kamar mandi secara rutin dapat menjaga lantai keramiknya dari lumut. Yang mana lumut ini bisa bikin lantai jadi licin dan berbahaya. Apalagi jika di rumah ada anak-anak yang sedang belajar mandiri untuk ke toilet sendiri. Atau ada orang tua lanjut usia yang (amit-amit) jangan sampai terpeleset di kamar mandi.

Semakin banyak anggota keluarga, semakin sering kamar mandi digunakan, maka semakin sering pula harus dibersihkan. Karena tubuh kita ini mengandung minyak. Kalau lagi mandi, pakai sabun lalu bilasan, coba deh perhatikan genangan airnya, pasti terdapat bercak-bercak minyak di sana.

Akhirnya beberapa tahun yang lalu Ibu memutuskan untuk mengganti lantai kamar mandi dengan motif bebatuan yang cakep juga. Sebagai anak yang berbakti saya pun bertekad untuk mempertahankan lantainya agar selalu bersih, dengan menyikat lantai secara rutin. Karena meski lantai yang sekarang teksturnya agak kasar tapi akan tetap menjadi licin kalau lama nggak disikat. Dan sempat stress juga, kok susah banget sih ngilangin lumut dari lantai kamar mandi itu. Huhuhu. Padahal saya sudah mengikuti anjuran Ibu untuk menggunakan sabun colek bahkan cairan pencuci piring saat menyikat. Ternyata cara tersebut kurang tepat.

Cara Ampuh Membersihkan Lumut di Kamar Mandi

Sulit dipungkiri ketika baru selesai membersihkan lumut di kamar mandi, rasanya saya tuh bangga banget. Lantai yang tadinya kusam jadi bersinar kembali. Soalnya saya sudah menemukan metode yang tepat, nih. Ya, meskipun ini bertentangan dengan motode yang dianjurkan sama Ibu.

Pilih Sikat Lantai yang Tepat

Pertama, pemilihan sikat kamar mandi menentukan prestasi. Gunakan sikat khusus lantai yang tanpa gagang, atau sikat yang cara pakainya digenggam seperti sikat cuci baju. Tapi jangan sikat cuci baju ya, gengs. Karena bulu sikatnya terlalu halus dan sulit untuk membersihkan lantai kamar mandi.

Photo : pexels.com

Kenapa saya sarankan yang tanpa gagang? Karena seluruh kekuatan kita akan berpusat pada tangan. Semakin dekat tangan dengan media yang harus dibersihkan maka akan semakin kelihatan hasilnya. Ini saya nggak tahu apa nama istilah fisika-nya. Pokoknya, ya, gitu deh :D. Sementara kalau pakai sikat yang ada gagangnya, duh, susaaah banget bersihnya. Kalau nggak percaya cobain saja sendiri.

Gunakan Pembersih Khusus Lantai Kamar Mandi

Kalau kalian pernah lihat iklan cairan pembersih kamar mandi yang bilang “jangan pakai pembersih lantai”, itu memang benar, gengs! Karena lantai kamar mandi dengan ruangan lainnya menggunakan jenis keramik yang berbeda. Cairan pembersih lantai kayaknya cuma ampuh buat menghilangkan kuman, bakteri dan bau tak sedap, deh. Sementara lantai kamar mandi butuh chemical yang lebih ampuh menghilangkan lumut atau kerak, tanpa merusak lapisan lantainya.

Photo : Pexels.com

Merek pembersih yang pernah saya coba ada Harpic dan WPC. Keduanya memiliki fungsi yang sama yaitu untuk membersihkan lantai kamar mandi yang sering terkena air dan juga kloset. Harpic cairannya lebih kental dengan formula yang sepertinya lebih tajam dari WPC. Tapi WPC punya varian yang lebih wangi dan segar, yang botolnya warna hijau. Cairan ini juga pernah saya jadikan senjata untuk mengatasi saluran air yang mampet.

Cara Membersihkan

Lanjut ke cara membersihkan, ya. Kedengarannya memang sepele, tapi dengan cara yang tepat proses membersihkan bisa lebih efektif.

Tahap pertama, siram lantai kamar mandi kemudian disikat-sikat perlahan tapi agak ditekan, sampai kelihatan kotorannya luruh dari lantai. Supaya bersihnya menyeluruh harus telaten banget disikat per satu kotak keramik, jangan random. Soalnya kalau random gitu pasti nggak ingat, deh, mana yang sudah disikat dan mana yang belum. Kalau sudah disikat semua, siram kembali dengan air. Selanjutnya keringkan lantai kamar mandi dengan menggunakan karet pengering lantai. Nggak sampai kering banget juga nggak apa-apa, asal jangan sampai ada genangan air di lantai kamar mandinya.

Tahap kedua, tuangkan sedikit demi sedikit cairan pembersih Harpic atau WPC di atas keramik. Untuk hasil maksimal lakukan cara ini seperti tahap pertama, yaitu per satu kotak keramik. Kemudian sikat lagi semua keramiknya. Terakhir disiram kembali dan periksa apakah masih ada lantai yang licin. Kalau masih sikat lagi di bagian itu saja.

Sebenarnya tahap ini bisa dibalik. Silakan kalau mau menggunakan cairan pembersih terlebih dahulu nanti baru disikat ulang tanpa pembersih. Dari pengalaman saya, jika dilakukan pembersihan dua kali begini lumutnya nggak cepat balik lagi. Bisa bertahan seminggu lebih, lah, bahkan bisa dua minggu. Sedangkan kalau cuma disikat tanpa pembersih itu belum seminggu lantainya sudah licin lagi. Dan saya nggak rekomendasikan bersihinnya pakai sabun colek, ya. Soalnya itu cuma banyak busanya saja, sementara kebersihannya masih kurang. Apalagi sabun cuci piring seperti yang dilakukan Ibu saya. Plis, deh, ini tuh kamar mandi, bukan piring kotor ya ampun.

Oh ya kalau lantainya berkerak, gimana, tuh? Saran saya sebelum disikat, keringkan lantai kamar mandi, tuangkan Harpic atau WPC dan ratakan ke seluruh lantai yang berkerak. Diamkan selama kurang lebih 30 menit kemudian disikat dengan dua tahap seperti di atas.

Untuk mencegah lumut cepat mengotori lantai, biasakan untuk mengeringkan lantai setelah menggunakan kamar mandi. Dengan begitu bisa mencegah lumut berkembang biak.

Semoga tips ini bisa membuat kamar mandi kalian jadi makin bersih dan wangi, ya. Selamat bersih-bersih, salam sikat dua kali!!

Baca juga : Cara Efektif Mengusir Tikus Ala Emak-emak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *