fbpx
beauty and the pressure
Family & Parenting

Beauty and The Pressure

Hai, gengs. Siapa yang lagi ngikutin on going Korean drama True Beauty? Setelah belajar makeup akhirnya Ju Kyung yang dulu selalu mendapatkan bullying gara-gara penampilannya yang kurang menarik, mendadak dipuja-puja sama siswa satu sekolah. Dua cowok paling keren di SMA Saebom, yaitu Soo Ho dan Seo Joon yang biasanya menjadi rebutan siswi lain, kini justru berebut ingin mendapatkan hatinya Ju Kyung.

Dulu waktu zaman sekolah, sempat mengalami ini juga, gengs? Atau menjadi pihak yang memandang orang-orang kayak mereka dari balik pintu kelas, sambil bilang dalam hati “Kapan ya, aku seperti mereka?” Jangan salah, orang cantik juga punya pressure-nya sendiri, lho. Jadi jangan kira hidupnya setenang ituuu.

Coba kita lihat Ju Kyung juga masih memiliki perasaan takut, seandainya ketahuan bahwa dirinya nggak secantik itu kalau saja nggak ada riasan di wajahnya. Mau ke toko komik di ujung jalan saja dia harus full makeup, takut ketahuan sama cowok yang dia taksir. Hadeuuh, lelah banget nggak sih??

Cantik Tapi Masih Ada Pressure? Kok Bisa?

Ada pendapat bahwa mereka yang cantik atau tampan selalu diutamakan. Tapi tahu nggak, sih, dibalik paras rupawan mereka juga pusing lho menghadapi situasi dan kondisi tertentu. Yang bisa jadi kita mah nggak sanggup deh melewatinya. Berikut ini adalah beberapa hal yang bikin pusing orang cantik atau ganteng.

Banyak yang Suka

Wih, harusnya senang dong kalau banyak yang suka? Kok bukannya bersyukur, malah pusing siih? Jadi banyak yang suka ini kadang mengharapkan si cantik atau tampan punya perasaan yang sama juga. Alhamdulillah kalau sukanya cuma sebatas penggemar atau pemuja rahasia, ya. Bukan tipe yang sebentar-sebentar menyatakan perasaan.

Apakah kalian siap, dilamar orang setiap hari?

Ketika Harus Menolak

Ketika banyak orang yang suka sama si cantik, sudah pasti si cantiknya harus siap-siap mental kalau tiba-tiba ada yang bikin realty show “Katakan Cinta”. Eeeeaaa! Nggak enaknya kalau ternyata nggak memiliki perasaan yang sama, kan harus menolak tuuh. Jangan dikira nolak orang itu gampang dan tanpa diikuti perasaan nggak enak setelahnya.

Sudah pernah nolak cintanya seseorang? Gimana kalau harus kejadian berkali-kali? Hihi, nggak kebayang deeeh.

Banyak yang Godain

Ih, paling sebel banget kan kalau lagi di jalan terus ada yang manggil-manggil, ngajak kenalan lah, minta nomor hape, lah. Bikin nggak tenang hidup. Alhamdulillah lagi pandemi gini semuanya wajib pakai masker, ya. Jadi semua orang cuma bisa kelihatan matanya saja. Haha.

Modal Tampang

Banyak banget orang yang nggak tahu apa-apa kalau lihat orang cantik atau ganteng bangetttt yang populer gitu prasangkanya sudah jelek duluan. “Pasti cuma modal tampang.” Hwaaa, sedih. Gimana coba, gengs, kalau ada yang bilang gitu ke kita? Pasti pengin ngamuk nggak, sih?

By the way kita jangan kayak gitu ya, gengs. Setiap orang itu pasti punya kelebihan masing-masing.

Yang Penting Adalah Attitude

Permasalahan hidup setiap orang memang ada-ada saja, gengs. Ada yang mati-matian belajar karena pengin pintar, lulus kuliah tepat waktu, diterima di perusahaan impian dan seterusnya. Ada yang kerja keras latihan makeup agar bisa memiliki penampilan yang enak dilihat. Ada juga yang sudah cantik dari sananya tapi masih punya masalah yang memusingkan.

Masih ingat, kan, dengan ungkapan “Cantik atau ganteng itu relatif” karena setiap orang memiliki standar yang berbeda-beda dalam menilai orang lain. Kita bisa bilang si A cantik tapi belum tentu teman kita berpendapat sama. Atau kita menganggap diri kita biasa saja, sementara ada orang yang diam-diam naksir sama kita, merasa kitalah yang paling cakep di antara yang lainnya.

Seiring berkembangnya zaman, masyarakat sudah lebih terbuka akan penilaian terhadap seseorang bukan hanya pada fisiknya saja. Tetapi ada faktor lain yang menyertai. Apakah sifatnya yang positif, sikapnya yang baik atau prestasinya yang membanggakan. Jadi kita sudah nggak perlu lagi merasa minder ketika harus berhadapan dengan orang yang jauuuh lebih cantik atau tampan.

Yang penting adalah attitude, ya. So, selalu percaya diri dan tetaplah semangat berkarya. Dan stop membandingkan diri kita dengan orang lain. Karena kita nggak bisa hidup menjadi mereka dan mereka pun nggak bisa menjadi diri kita. Sudah ada porsinya masing-masing.

Author

Enterprenuer and Crafter Mommy || I have one little kid, I love writing, sewing and photography || dzul.rahmat@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *