antara kuliah dengan kerja
Hobby & Interest

Antara Kuliah dengan Kerja

Sudah bukan sesuatu yang aneh lagi jika seseorang bekerja pada bidang yang nggak ada hubungannya dengan ilmu di bangku sekolah atau kuliah. Ada yang masih nyerempet-nyerempet sedikit sama kejuruan, tapi banyak juga yang bertolak belakang sama sekali. Saya sempat mengalami hal itu. Namun setelah perjalanan yang memutar dan saya menekuni pekerjaan yang sekarang, akhirnya antara kuliah dengan kerja bisa “bertemu” juga.

Berbagai hal tentang dunia teknologi, sistem komputer, alogritma dan struktur data, bahasa pemrograman, rekayasa perangkat lunak dan lain sebagainya adalah mata kuliah yang pernah saya ambil. Kemudian saya bekerja sebagai General Manager Assistant yang pekerjaannya seputar scheduling, notulensi, bikin SOP, buka cabang, franchise dan seterusnya. Malah pernah ditunjuk sebagai perwakilan perusahaan untuk melakukan konsultasi hukum dengan pengacara dan berhubungan dengan notaris untuk penjualan aset perusahaan. OMG, jauh amat!

Segalah sesuatu yang baru itu membuat saya belajar banyak sekali. Kalau teman-teman saya bilang, pekerjaan saya sama banyaknya dengan pekerjaan tujuh orang dijadikan satu. Kerja lembur terus, hari Sabtu tetap masuk dan hari Minggu masih diteleponin sama tim operasional. Sungguh kerja keras bagai kuda.

Blog dan Teknologi Informasi

Pertama, saya merasa sangat terbantu dengan pelajaran mengetik ketika SMK. Kewajiban bisa mengetik sepuluh jari tanpa melihat keyboard adalah kepedihan luar biasa di masa-masa itu. Karena ngetiknya beneran pakai mesin ketik, bikin jari-jari mati rasa selama jam pelajaran dan berubah ngilu keesokan harinya. Baru merasa baikan beberapa hari kedepan, eh, tahu-tahu sudah ketemu lagi sama pelajaran mengetik minggu berikutnya.

Ya ampun mesin ketik ini mirip banget sama yang ada di rumah waktu saya kecil.

Tapi siapa sangka, mengetik cepat adalah salah satu keahlian yang sangat saya syukuri. Makanya saya suka banget ngeblog karena saya memang suka banget mengetik. Ini menjadi semacam relaksasi, gitu.

Berikutnya, karena blog adalah bagian dari teknologi, saya merasa sangat dekat dengan apa yang pernah saya pelajari saat kuliah dulu. Sekilas mungkin pekerjaannya terlihat biasa dan mudah saja. Hanya mencari ide, menulis di platform blog, lalu publish. Tapi nggak sesederhana itu, sih. Ngeblog itu banyak banget printilannya.

Mulai dari memilih platform blog, harus tahu cara beli domain dan hosting, pilih template yang sesuai dengan niche blog dan segala urusan teknis di luar menulis. Belum lagi kalau ingin migrasi platform blog dan hosting. Setelah itu blog pun harus di-maintain agar tetap stabil dan menarik pembaca.

Di sinilah saya merasa sangat familiar dengan teknologi itu sehingga nggak menemukan kesuliatan yang berarti. Kecuali misteri anjloknya Domain Authority dari 30 ke 13. Haha.

Sharing Canva Secara Virtual

Karena sering sharing ringan seputar aplikasi Canva yang lagi ngehits sekarang ini, saya ditunjuk oleh founder Komunitas ISB (Indonesian Social Blogpreneur) untuk mengisi materi Canva untuk blogger pemula yang tergabung dalam ISB Blog Course. Yang mana saat ini desain grafis memang perlu untuk dipelajari guna melengkapi tulisan dengan ilustrasi-ilustrasi menarik.

Saat mengisi materi melalui Google Meet, ada blogger yang bertanya “Mbak Eva, kok bisa ngerti sih soal Canva, Photoshop, dan lain-lain. Itu belajarnya gimana, Mbak?” Haha. Ya, karena saya mempelajarinya.

Saya senang bisa berbagi dengan teman-teman, meski apa yang saya bagikan mungkin nggak seberapa. Sejak itu jadi banyak yang japri untuk bertanya soal Canva atau blogging. Pertanyaannya tuh seputar ganti template, caranya pasang widget, cara memasukkan video ke dalam blog, kepo-kepo soal platform wordpress, bikin menu di blog, caranya bikin watermark dan lain-lain.

Baca juga : Membuat Watermark Antimainstream

Kadang pertanyaan mereka ini jadi menginspirasi saya untuk menjawab kesulitan itu melalui tulisan. Karena mungkin saja bukan satu atau dua orang yang mengalami kesulitan yang sama. Mungkin ada banyak.

Jadi, saya juga mau berterima kasih sama teman-teman yang sudah rajin bertanya. Gara-gara kalian, gengs, saya jadi punya kategori Techno di blog saya dan membahas seputar teknologi secara fun, tanpa harus mikir berat.

Apapun pekerjaan kita saat ini, tetap harus disyukuri, ya, gengs. Mau itu ada hubungannya dengan ilmu yang pernah di dapat atau berbeda jauh sama sekali, semua tetap ada nilai pembelajarannya. Jadi gunakan kesempatan bekerja ini dengan baik.

Author

Enterprenuer and Crafter Mommy || I have one little kid, I love writing, sewing and photography || dzul.rahmat@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *