hansaplast cooling fever
Health

Stay Cool Saat Anak Demam Karena Ada Hansaplast Cooling Fever

Awal bulan lalu ketika aktivitas masih berjalan normal sebelum Pandemi Covid-19, Hammam anak saya terlihat enggan pergi ke sekolah. Dia bilang kepalanya pusing. Awalnya saya kira itu hanya sindrom hari Senin, lalu saya memberinya motivasi agar bersemangat. Kebetulan hari itu ada temannya yang akan merayakan ulang tahun di sekolah, kado pun sudah terbungkus rapi. Akhirnya dia mau juga berangkat ke sekolah. Lalu jam 11 siang ada pesan masuk di whatsapp, dari ibu guru wali kelas Hammam. Bunyinya, “Bunda, Hammam badannya agak panas. Tolong dijemput segera, ya.” Waduh! Buru-buru lah saya datang ke sekolah untuk menjemputnya. Saya lihat ulang tahun temannya belum selesai lalu ibu guru mengantarkan Hammam kepada saya. Ternyata benar, kepalanya panas sekali. Saya jadi menyesal karena pagi harinya nggak ngecek suhu tubuh si kecil.

Sebenarnya Hammam nggak terlihat lesu meski badannya panas. Mungkin karena di sekolah dia batuk-batuk terus jadi gurunya merasa khawatir. Memang sejak bulan Januari dia mengalami batuk pilek yang nggak kunjung selesai. Baru sembuh sebentar, kemudian timbul lagi. Bisa jadi karena perubahan cuaca, sih. Bulan Januari-Februari lalu kan memang curah hujannya gila-gilaan, ya.

Dulu kalau anak demam rasanya tuh panik luar biasa. Apalagi saya tinggal bersama orang tua, biasa lah tipikal orang tua kita kan lebih panik ketika cucunya sakit. Harus ini harus itu. Kalau sekarang sudah nggak begitu lagi. Awalnya sih karena saya mengikuti seminar kesehatan bersama narasumber dr. Dimple Nagrani, Sp. A, tentang “Menangani Si Kecil yang Sedang Sakit” yang diselenggarakan oleh sebuah brand kesehatan anak.

Demam adalah peningkatan suhu tubuh sementara yang merupakan reaksi tubuh ketika harus melawan infeksi. Selain infeksi, penyebab demam pada anak yang paling sering terjadi adalah : radang, dehidrasi dan faktor lingkungan. Untuk anak yang sedang batuk pilek penyebab paling seringnya adalah infeksi virus. Solusi untuk masalah ini adalah sistem pertahanan tubuh anak. Makanya disarankan anak yang sedang batuk pilek agar diberikan asupan seperti sup ayam yang sangat baik untuk imunitas. Biasanya kami akan memeriksa Hammam ke dokter kalau panasnya sudah 3 hari nggak mau turun dan anaknya berubah jadi lemas. Di luar kondisi tersebut cukup menyuruhnya untuk istirahat dan makan.

dr. Dimple juga memberikan saran saat menangani anak yang sakit, orang tua terutama seorang ibu harus tenang. Namanya anak sedang merasa tidak enak badan pasti akan rewel, kan? Apalagi kalau panasnya cenderung naik. Nah, di saat seperti ini sebaiknya kita menenangkan diri kita dahulu, baru menenangkan anak. Jika ada intervensi eksternal misalnya kepanikan dari suami, dari neneknya apalagi dari tetangga, mohon maaf tapi ini bisa diabaikan dulu dengan cara ibu dan anak menenangkan diri di dalam kamar yang nyaman. Kalau keduanya sudah merasa tenang baru deh kita bisa menenangkan orang lain.

Tips Menenangkan Si Kecil yang Sedang Sakit

Overall, ketika sedang demam Hammam nggak rewel, hanya saja dirinya menjadi lebih kalem karena nggak bisa beraktivitas seperti biasa. Yang bikin dia rewel itu kalau ada radang telinga. Ya, sudah 2 kali ia mengalami hal ini. Jadi saya harus menjaga agar telinga Hammam nggak disentuh, tidur dengan posisi yang benar dan sangat hati-hati saat membukakannya baju. Dibikin senyaman mungkin saja, biar bisa istirahat dengan cukup.

Cara lain untuk menenangkan anak yang sedang demam adalah membuatnya merasa nyaman, seperti :

  1. Memakaikan baju berbahan adem. Alhamdulillah baju Hammam kebanyakan terbuat dari kain katun spandex atau rayon spandex yang lembut dan adem banget di kulit.
  2. Meningkatkan asupan air putih yang cukup agar suhu tubuhnya bisa turun.
  3. Menggunakan kompres di dahinya.
  4. Memberikan mainan yang diinginkannya. Kadang Hammam minta dibuatin mainan dari kertas atau karton, alhamdulillah mintanya nggak macam-macam, sih.
  5. Memberi perhatian ekstra terutama ketika demamnya mulai turun, karena di saat itulah Hammam akan mulai cerewet kembali seperti sediakala.

Untuk poin nomor 3, Hammam nggak mau kalau pakai kompres yang handuk basah gitu. Nggak betah mungkin, ya. Terus juga mudah bergeser kalau pas dia lagi tidur. Makanya di rumah saya selalu sedia kompres demam yang lebih familiar buat Hammam. Apalagi sekarang kan ada, nih, Hansaplast Cooling Fever Disney Frozen dan Marvel Avengers. Wah, suka banget lah dia. Kalau biasanya mau pakaikan kompres harus negosiasi lama, akhirnya ketika terakhir kali badannya panas Hammam malah minta dipakaikan Hansaplast Cooling Fever gara-gara ada gambar Avengers-nya.

Hansaplast Cooling Fever Disney Frozen dan Marvel Avengers merupakan produk pertolongan pertama pada demam anak yang terdapat karakter favorit anak dari Disney dan Marvel. Ini pertama dan satu-satunya, lho. Si kecil pasti suka dan bikin masa-masa anak demam jadi Gak Pake Drama. Apalagi yang anak-anak cewek, fans garis kerasnya Elsa, pasti senang banget punya Hansaplast Cooling Fever Disney Fozen.

Hansaplast Cooling Fever Disney Frozen dan Marvel Avengers

Nah seperti ini kemasannya. Setiap kemasan berisi 1 lembar kompres demam berukuran 51 x 120 mm yang pas banget di dahinya anak-anak. Gelnya yang berwarna biru sangat lembut di kulit dan dapat melekat erat di dahi si kecil. Aroma Peppermint dan Wintergreen Oil yang terdapat dalam kompres demam ini memberikan aroma menenangkan dan sensasi sejuk dan membuat anak nggak merasa sedang menggunakan obat. Dan karena terdapat gambar karakter favorit jadinya ada bahan cerita juga, sih. Saya bilang kalau pahlawan super itu makannya banyak, mereka suka makan sayur dan buah makanya pada sehat dan nggak gampang sakit. And it works!

Cara pakainya seperti biasa, tarik lapisan plastik transparan yang menempel pada gel kemudian tempelkan pada kulit dahi yang bersih dan kering. Bisa dipakai saat anak sedang tidur bahkan saat sedang bermain.

Kalau anak sudah merasa nyaman insya Allah bisa beristirahat dengan baik dan moodnya pun ikut membaik. Dengan begitu akan mempengaruhi kesehatannya. Bila dalam 3 hari panas anak belum juga turun sebaiknya segera diperiksa oleh dokter. Oh ya, jika anak harus mengkonsumsi obat penurun demam baik yang diberikan oleh dokter atau obat-obatan yang aman dibeli bebas, Hansaplast Cooling Fever bisa digunakan bersama dengan obat, ya.

Semoga anak-anak kita selalu diberikan kesehatan ya, Buibu. Orang tuanya juga harus tetap semangat. Dan sekarang marilah kita stay cool jika anak mengalami demam, karena ada Hansaplast Cooling Fever ;)

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.hansaplast.co.id dan melalui akun Instagram resmi Hansaplast @Hansaplast_ID dan Facebook Fanpage @HansaplastID

#GakPakeDrama #HansaplastID

Author

Enterprenuer and Crafter Mommy || I have one little kid, I love writing, sewing and photography || dzul.rahmat@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *