adaptasi kebiasaan baru dunia fantasi
Travel & Culinary

Adaptasi Kebiasaan Baru Dunia Fantasi Ancol

Heyhooo… Sejak PSBB dilonggarkan hal pertama yang terlintas dalam benak saya adalah ingin main ke Dufan. Hahaha. Soalnya saya punya tiket annual pass yang akan berakhir bulan September nanti, gengs! Sepanjang tahun tiketnya baru dipakai sekali. Dan juga saya punya voucher hadiah menang lomba nulis dari salah satu platform booking online gitu, yang nilainya lumayan buat beli tiket regular 2 orang. Begitu manajemen Ancol mengumumkan dibukanya kembali kawasan wisata tersebut saya langsung ngecek, dong, syarat apa saja yang harus dipenuhi untuk bisa mengunjungi taman rekreasi Dufan.

Annual Pass Dufan

Sementara ini Ancol baru bisa menerima pengunjung yang berdomisili di DKI Jakarta, dikarenakan adanya kebijakan Adaptasi Kebiasaan Baru dari Pemerintah Kota DKI Jakarta yang hanya memperbolehkan warga setempat saja. Pecinta Dufan dengan KTP di luar DKI Jakarta mohon maaf belum bisa senang-senang dulu di Dufan. Saya sih berdo’a semoga bisa lekas dibuka untuk pengunjung dari luar Jakarta.

Nah, sejak Dufan dibuka kembali tanggal 20 Juni 2020 yang lalu tentunya ada protokol kesehatan yang harus ditaati oleh semua yang akan masuk kawasan Dufan. Baik itu pengunjung maupun karyawannya. Hal ini harus dijalankan demi menjaga kesehatan dan keselamatan semua orang. Bagi yang ingin berekreasi ke Dufan, ada hal-hal yang harus kalian ketahui terlebih dahulu, nih, supaya liburannya lancar jaya.

Tiket Online dan Cashless

Untuk menghindari kontak fisik antara pengunjung dengan petugas Dufan maka sejak tanggal 20 Juni 2020 pembelian tiket wajib melalui jalur online di website Ancol atau aplikasi penyedia tiket seperti Traveloka.

Food corner di dalam Dufan tetap beroperasi dengan sistem pembayaran cashless menggunakan kartu debit, aplikasi Dana dan OVO saja. So, siapkan dulu uang jajan di kartu atau aplikasi e-wallet-nya, ya. Kalau mau bawa makanan sendiri diperbolehkan hanya makanan ringan atau yang dalam kemasan, bukan nasi bungkus atau rantangan, yaaaa.

Pengunjung Difilter dan Dibatasi

Pemeriksaan KTP dilakukan di pintu masuk Ancol. Karena pengunjung yang boleh masuk hanya yang berdomisili DKI Jakarta, kalian yang nggak punya KTP DKI jangan coba-coba ya, gengs. Nanti sudah beli tiket malah nggak bisa masuk, kan sayang banget. Atau kalau punya surat keterangan Domisili yang menyatakan bahwa kamu benar-benar bertempat tinggal di DKI meski KTP-nya daerah, ini masih bisa.

Jumlah pengunjung juga dibatasi hanya bisa 50% dari kapasitas biasanya, untuk menghindari kerumunan pengunjung. Makanya ketika membeli tiket pun harus memilih hari dan tanggal yang kuotanya masih tersedia.

Pintu Masuk Ancol

Saat ini pintu masuk Ancol nggak semuanya dibuka. Pada hari Senin-Jum’at silakan menuju Gerbang Timur untuk masuk ke Ancol. Sedangkan hari Sabtu dan Minggu pintu yang dibuka adalah Gerbang Barat dan Gerbang Timur. Jadi bagi pengguna Bus Transjakarta yang masuknya melalui Gerbang Barat, harap diingat, nih.

Jam Operasional

Selama adaptasi kebiasaan baru jam operasional Dufan berubah menjadi buka pukul 10.00 dan tutup pukul 17.00 WIB.

Protokol Kesehatan

Sebagaimana fasilitas umum memberlakukan protokol kesehatan, begitu juga dengan Dunia Fantasi Ancol. Berikut ini adalah protokol kesehatan yang wajib dipatuhi oleh seluruh pengunjung.

  1. Khusus pengunjung dengan KTP DKI Jakarta (sampai ada pemberitahuan lebih lanjut).
  2. Pengunjung berusia 9-60 tahun. Kurang dari 9 tahun dan lebih dari 60 tahun serta ibu hamil nggak bisa masuk ya, gengs.
  3. Suhu tubuh kurang dari 37,3 derajat celcius.
  4. Memakai masker dan membawa masker cadangan.
  5. Mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.
  6. Menjaga jarak pada antrian di setiap wahana, dengan jarak 2 meter antar pengunjung.
  7. Tempat duduk wahana diselang-seling.

Kebersihan Wahana Dufan

Upaya dari Dufan sendiri adalah dengan selalu memperhatikan kebersihan dan keamanan lingkungan taman rekreasi mulai dari pengecekan KTP dan suhu tubuh di gerbang masuk Ancol, menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Selain itu setiap pengunjung yang akan memasuki wahana permainan wajib disemprot kembali dengan hand sanitizer oleh petugas. Setiap kali permainan selesai, wahana akan dibersihkan menggunakan desinfektan.

Untuk kebersihan regular petugas akan berkeliling Dufan untuk menyemprotkan desinfektan secara menyeluruh. Dalam satu hari per wahana bisa disemprot sampi dengan 2 kali.

Wah alhamdulillah, ya.

Toilet dan Tempat Ibadah

Kebersihan toilet Dufan selalu memenuhi standar hotel bintang lima. Selama pandemi ini kebersihan tetap ditingkatkan dan diberlakukan jaga jarak baik untuk antrian maupun penggunaan wastafel.

Musolah dan masjid di kawasan Dufan pun sangat diperhatikan kebersihannya dan diberikan tanda agar pengunjung bisa menjaga jarak pada saat sholat. Tapi kalian harus membawa sajadah dan mukena sendiri-sendiri, karena kali ini Dufan nggak menyediakannya guna menghindari kontaminasi.

Tim Satgas Covid-19

Karena keasyikan sampai lupa pakai maskernya? Tim Satgas Covid -19 akan datang dan menegur pengunjung agar tetap menjalankan protokol kesehatan dengan benar.

Nah, itu dia, gengs, apa-apa yang harus diperhatikan sebelum mengunjungi Dufan. Semoga liburannya tetap aman. Oh ya bagi yang sudah memiliki tiket annual pass Dufan tetap harus melakukan reservasi melalui reservasi.ancol.com. Dan karena Dufan sempat tutup selama 98 hari lamanya, maka annual pass kita pun diperpanjang sejumlah hari tersebut.

Dan sekarang lagi ada promo Double Fun, nih. Kalau beli tiket berdua lebih hemat. Dan dapatkan harga khusus untuk pembelian tiket via Indomaret.

Sudah siap kembali ke Ancol? Jangan lupa protokol kesehatannya dan menjalankan SSBB (Senang Selamat Bareng-barang).

Author

Enterprenuer and Crafter Mommy || I have one little kid, I love writing, sewing and photography || dzul.rahmat@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *