Traveloka Xperience Makes Childhood So Meaningful

“Mmm, mau jadi apa, ya? Nggak tau, deh.” kata si kecil yang saat ini tengah duduk di bangku TK, ketika pertama kali saya tanyakan ingin menjadi apa dirinya jika sudah besar kelak. Hihi, ok, rasanya masih wajar kalau dia belum mengerti apa itu cita-cita. Kadang orang tua yang terlalu percaya diri akan bakat anaknya padahal yaaa mungkin semua anak memang menunjukkan kemampuan sesuai umurnya.

bakat dan minat anak
Hammam, usia 2,5 tahun sedang bernyayi tapi nggak jelas lagunya apa.

Misalnya anak suka bernyanyi dan menari, langsung kita putuskan itulah bakat mereka lalu sibuk cari guru vokal atau kelas tari. Padahal di usia dini hampir semua anak ya nyanyi sama nari kerjaannya. Anak saya pun pernah mengalami hal ini, sehari-hari hanya ukulele saja yang ia mainkan, dibawa ke mana-mana. Mungkin kalau ukulele boleh mandi, akan dibawanya pula untuk mandi. Pokoknya saat itu saya juga sudah merasa nih, bahwa anak saya bakatnya bakalan di musik. Eeeaaaa.

Waktu berlalu, kegemarannya masih belum berubah. Saat itu saya cari referensi tentang musik lalu menemukan instagramnya Widi Mulia yang memposting video anak keduanya yang bernama Widuri sedang asyik main gitar. Keren! Padahal usianya saat itu belum genap 8 tahun. Surprisingly besoknya saya bertemu dengan mereka berdua di sebuah acara di Jakarta. Bahkan mendapat kesempatan ngobrol dengan penyanyi yang tergabung dalam grup Be Three ini. Langsung lah saya bertanya tentang bakat dan minat anak dan bagaimana awal mula Widuri bisa tertarik dengan alat musik gitar hingga akhirnya ia bisa ‘jago’ memainkannya.

Ternyata sederhana saja. Widi dan suaminya, Dwi Sasono, hanya memberikan kesempatan kepada Widuri untuk mencoba segala hal yang menurutnya menarik, salah satunya adalah gitar. Kemudian Widi mendatangkan guru private untuk mengajarkan Widuri bermain gitar, sambil melihat apakah ia benar-benar serius ingin belajar. Gurunya pun bukan profesional, melainkan seorang mahasiswa yang bisa main gitar. Hasilnya? Kita bisa lihat sendiri Widuri sudah pandai memetikkan jarinya pada senar gitar.

Dengan baiknya Widi memberikan saran kepada saya untuk jangan terburu-buru menilai apa yang dilakukan anak usia dini sebagai sesuatu yang akan dilakukannya secara terus menerus. Bisa jadi itu memang bakat alami, tapi nggak menutup kemungkinan merupakan hobi sesaat atau hanya ikut-ikutan saja. Boleh banget kalau mau kasih les musik untuk Hammam, tapi tetap harus memberikan kesempatan dan pengalaman yang lain.

widi mulia
Thanks Widi for the advice, it means a lot to me πŸ™‚

Well noted. Nggak lama setelah pertemuan singkat itu, sebelum saya memutuskan untuk les-les musik segala macam, ukulele milik Hammam rusak karena ulahnya sendiri. Hmmm, jika memang dia se-cinta itu sama musik harusnya dia nggak menghancurkan satu-satunya alat ukulele miliknya. Hahahaha.

Tim bocils dengan alat musiknya masing-masing.

Cita-cita Manusia dari Generasi ke Generasi

Kaum milenial waktu kecil pasti cita-citanya sama rata. Kalau nggak jadi dokter ya jadi polisi. Kebetulan saya waktu itu cita-citanya mau jadi kasir, tuh (loh kok antimainstream?). Gara-gara secara real melihat kasir di supermarket, pakai cash register yang bisa ngeluarin kertas bon belanja, punya pulpen warna-warni, stapler dan kalkulator. It was like whatever happen I have to be on that position. LOL.

Nah kalau anak zaman now yang lahir sebagai generasi alpha kan beda, ya. Cita-citanya udah canggih-canggih banget. Ada yang mau jadi youtuber, game maker, film maker, photographer, traveler atau bahkan entrepreneur. Karena sekarang informasi tentang profesi sudah bisa didapat dengan mudah. Makanya saya nih penasaran banget si Hammam cita-citanya mau jadi apa. Tapi biarlah dia mengerti dengan sendirinya bahwa setiap orang harus memiliki mimpi.

Siapa mau difoto sama fotografer kecil? Say chiiizzz…

Impian dia sekarang tuh baru gini, kalau sudah besar artinya badannya tinggi. Kalau sudah tinggi berarti dia bisa bantuin maminya angkat jemuran, bisa hidupkan saklar lampu tanpa pakai kursi, bisa gantiin bohlam kalau ada yang mati. Terus dia juga mau banget belajar nyetir mobil, soalnya mau nganterin saya pergi kerja. Gitu…

Lah, saya jadi terharu.

Sejak dulu saya selalu berusaha untuk memberikannya pengalaman dengan prinsip “I want to make your childhood so meaningful”. Bukan hanya masa kecil yang berkesan, tapi juga yang memiliki arti penting bagi masa kehidupan selanjutnya hingga ia dewasa nanti dan memiliki cita-citanya sendiri.

Nah obrolan saya dengan Widi Mulia setahun yang lalu ternyata dibenarkan oleh seorang psikolog anak, Ibu Firesta Farizal, M. Psi., Psikolog. Beliau bilang bakat dan minat itu adanya di dalam diri seseorang yang nggak akan keluar kalau nggak dieksplor dan nggak dikasih kesempatan. Jadi untuk membantu anak menemukan bakat dan minatnya berikanlah kesempatan sebanyak-banyaknya untuk eksplor. Caranya bisa dengan mengikuti berbagai kegiatan sambil diamati.

Firesta Farizal, M. Psi., Psikolog, Direktur Klinik Psikologi dan Pusat Terapi Anak Mentari Anakku

Yang paling gampang adalah dengan kegiatan sehari-hari di rumah. Lalu kegiatan di sekolah, ekstrakurikuler, les bidang tertentu dan masih banyak lagi. Dari sini kita bisa lihat pada bidang apa anak paling cepat progres belajarnya, paling mudah mengerti dan paling bagus kemampuannya. Bisa jadi itulah bakatnya.

Sementara pada bidang yang anak semangat menjalankannya tetapi kurang berkembang, kemungkinan ini adalah minat. Kemudian nanti terserah sama anaknya apakah akan mengembangkan bakatnya yang yang cemerlang itu atau ingin memperjuangkan minatnya meski harus melewati jalan yang lebih berliku.

Ayo Kita Main di Luar dengan Traveloka Xperience

Ketika anak lahir di zaman serba teknologi rasanya agak deg-degan, ya, bagaimana mereka akan menghadapi dunia ini dengan gadget di sekelilingnya. Lalu pernahkah kita memerhatikan kapan terakhir kali anak-anak main di luar?

Menurut Ibu Alia Mufida, M.Psi., Psikolog, teknologi sudah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Maka dengan anak-anak mengenal gadget seharusnya dapat menjadikan orang tua lebih update terhadap perkembangan teknologi. Jangan sampai kita kalah ilmunya sama anak-anak ini.

Jadi ya memang sulit banget untuk hidup tanpa teknologi di zaman now ini. Anak saya ya juga sudah melek banget sama teknologi smartphone. So far ia menggunakannya untuk sesuatu yang masih aman seperti nonton konten anak-anak di Youtube atau cari referensi gambar di Pinterest.

Meski begitu saya tetap paling suka kalau melihat Hammam lagi sibuk dengan buku dan alat tulisnya. Suka banget! Biasanya menjelang tidur ia menggambar sebentar dengan media buku dan alat tulis dari goodiebag yang saya bawa pulang dari event. Gambarnya sih itu-itu lagi dan belum bisa dibilang gambar yang bagus. Namun selalu memiliki makna dan menjadi coret-coretan yang bercerita. Oh sayang, apakah kamu berbakat jadi pelukis? (mulai lagiiiiii).

bakat dan minat anak
Sebuah gambar dari anak rumahan yang sehari-hari bantuin mami cuci baju.

Tapi dunia ini bukan hanya di dalam rumah. Banyak sekali pengalaman yang bisa kami dapat di luar sana. Salah satunya adalah dengan mengajaknya mengunjungi banyak tempat atau boleh dibilang berwisata. Saat ini moda transportasi favoritnya adalah bus dan kereta. Sedangkan destinasi wisata yang paling sering disebut-sebut adalah Monas dan Dufan. Nah sambil jalan-jalan bisa sekalian dikenalkan dengan bermacam profesi seperti supir bus, masinis kereta, polisi lalulintas, dan lain-lain. Jadi berasanya lebih real saat mengenalkan ke anak karena ada contohnya langsung.

Selain itu dengan mengunjungi berbagai tempat dan mendapatkan banyak informasi serta pengalaman yang tak terlupakan saya yakin Hammam bisa menjadi anak yang lebih berani dan percaya diri. Enaknya lagi dia tuh nyenengin banget kalau diajak traveling, nggak pernah ada drama yang berarti dan kami selalu enjoy the whole journey.

traveler kecil
Pertama kali traveling jauh ke Jogjakarta jalur darat. It’s like 336 miles far from home tapi nggak rewel. Uuunnchhh.

Belum lama ini saya kasih dia surprise kecil-kecilan. Pulang sekolah saya suruh dia langsung bergegas makan lalu istirahat, karena sore mau saya ajak jalan-jalan ke sebuah mall di Jakarta Barat.

Awalnya dia biasa banget “Yaelah ke mall doang” gitu kali yang ada di dalam pikirannya. Di perjalanan juga nggak ada nanyain macam-macam. Begitu tiba di tempat tujuan raut wajahnya langsung berubah ceria. Matanya yang sipit itu bersinar bak orang sedang kasmaran yang baru saja diterima cintanya.

“Hammam mau ke sini, Mih!” katanya dengan nada ceria sambil menggenggam erat tangan saya. Ok, Hammam, mari kita main! Kami bergandengan tangan menuju loket Kidzooona Lippo Mall Puri. Hammam sudah siap beraksi!

Hari itu Kidzooona ramai banget, sulit bagi saya untuk mendapatkan gambar yang suasananya sepi.

Sebelum masuk saya beli tiket dulu, tapi belinya yang online karena lebih murah. Tadinya agak menyesal, kalau mau beli online kenapa nggak beli di rumah saja, sih? Kan jadi rempong gini buka-buka aplikasi sambil meladeni anak yang sudah nggak sabaran banget mau mandi bola. Sudah begitu saya pakai metode pembayaran transfer bank pula. Wah, bakalan lama nih verifikasinya. Oh, tidaaaaak!

Ya maklum hari itu sama dengan hari-hari sebelumnya. Saya sibuk.

Rupanya nggak seribet yang saya bayangkan, deng! Begitu selesai transfer sesuai dengan angka yang tertera pada tagihan di aplikasi Traveloka, langsung muncul notifikasi pembayaran berhasil dan ada QR-code untuk diberikan ke kasirnya. Harga tiketnya di Traveloka Xperience lagi diskon 50% dari harga Rp. 90.000 menjadi Rp. 45.000 untuk bermain selama 1 jam. Sedangkan tiket full day Rp. 150.000 menjadi Rp. 75.000 saja. Hemat? Lha, iya. Gampang? Ya banget!!!

traveloka xperience
Beli tiket full day biar puas mainnya. 1 tiket berlaku untuk 1 anak dan 1 pendamping. Saya beli 2 tiket karena janjian dengan teman juga.

Sebentar… Traveloka bukannya aplikasi untuk pesan tiket pesawat dan sewa kamar hotel?

Iya, kamu nggak salah baca. Ini tuh Traveloka yang itu. Aplikasi yang jadi primadona di kalangan para traveler karena kemudahannya dalam membeli tiket transportasi dan akomodasi. Traveloka kini hadir dengan fitur terbaru yang lebih lengkap dan variatif. Karena traveling itu ya butuh ekplorasi dan relaksasi, gengs. Sekarang sudah bisa nih beli tiket wisata, tiket konser, transportasi lokal, dan masih banyak lagi. Lalu setelah jungkir balik traveling badan ngilu tapi hati senang, makin senang kalau kita ke salon and spa, yak! Semua itu bisa dibeli di Traveloka Xperience. Ya begitulah teknologi, selalu berubah secara dinamis mengikuti kebutuhan penggunanya.

Menemukan Minat dan Bakat Anak dengan #XperienceSeru for Kids

Okeeee, cuss balik lagi ke topik utama tentang minat dan bakat anak yah, buibu. Jadi Traveloka Xperience menawarkan apa saja nih untuk anak-anak kesayangan kita??

Saat bermain di Kidzoona Playgorund, Hammam senang banget berada di tema dapur. Kayaknya Chef Hammam sudah mahir banget tuh menggunakan peralatan masak, apalagi pas bagian mencuci piring. Haaa, gampiiiil. Malah waktu saya pakaikan apron berwarna biru ia bersorak girang “Hammam jadi mami…” waw apakah diam-diam anak ini mengidolakan mami? πŸ˜›

Kemudian ia juga menikmati perannya sebagai petugas pemadam kebakaran. Setiap ada bunyi sirine tanda bahaya jiwanya selalu merasa terpanggil untuk memadamkan api meski tengah asyik bermain pada tema lain.

Pengalaman yang paling seru sih saat ia mencoba profesi pengantar surat. Hammam mengenakan topi dan tas berwarna oranye khas pak pos. Di dalam tas terdapat kartu pos yang harus dikirimkan ke berbagai tempat yang ada di dalam playground. Jadi memang harus keliling gitu dan memasukkan kartu posnya ke kotak surat masing-masing alamat tujuan seperti untuk dokter, toko kue, supermarket dan lain-lain.

Saya memilih playground sebagai tempat aktivitas anak karena sekarang di playground banyak banget menawarkan beragam tema permainan dan profesi. Bahkan ada banyak profesi yang belum pernah saya kenalkan saat kami sedang jalan-jalan seperti pemadam kebakaran, penjual bunga atau penjual sushi. Ibu Firesta Farizal, M. Psi., Psikolog pun menyampaikan bahwa pilihan permainan di playground bisa jadi membantu memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplor minat dan bakatnya. Tapi tentu dibutuhkan juga aktivitas lainnya secara terus menerus hingga anak bisa mengikuti tes profile bakat pada usia 14 tahun nanti.

Untuk menemukan beragam playground yang ada di kota kamu caranya gampang banget, tinggal buka aplikasi Traveloka kemudian masuk ke menu Xperience dan pilih kategori playground. Secara otomatis aplikasi akan menampilkan playground yang terdekat dari tempat tinggal kita. Tapi kalau berencana ingin mengunjungi playground yang ada di luar kota bisa masuk ke pilihan kota lainnya. Setelah memilih playground jangan lupa pilih tanggal dan masukkan jumlah tiket yang ingin dibeli. Lalu pilih metode pembayaran.

Pada setiap playgorund yang dipilih akan selalu ada informasi terkait tempat, alamat, jam operasional, fasilitas, cara redeem tiket, syarat dan ketentuan serta prosedur pembatalan. Yang lebih praktisnya lagi semua tiket bersifat paperless karena kita hanya tinggal memberikan QR-code saja.

Dengan segala penawaran bermain di playground untuk memberikan kesempatan eksplorasi bagi anak ternyata Traveloka Xperience juga menawarkan kategori Classes & Workshop yang lebih spesifik mengasah kemampuan anak seperti cooking class, pizza making class, art class, dance class dan masih banyak lagi. Hmmm, jadi kepikiran untuk beli tiket kelas masak dan kelas gambar, nih.

Cara beli tiket dan suasana Kidzooona bisa dilihat pada video berikut, ya.

Baca juga : Mengasah Kepekaan Emosi Anak

#XperienceSeru Lainnya

Yang pasti #XperienceSeru dari Traveloka hadir untuk semua kalangan di segala usia. Selain kategori playground dan classes and workshop tadi masih banyak lagi kategori lainnya seperti atraction, movies, events, entertainment, sports, beauty and spa, transports, tours, travel essentials serta food and drink.

traveloka xperience
Traveloka Xperience Categories. Deals flag means more discounts.

Attraction

Pada menu attraction kita bisa menemukan beragam tiket wisata taman hiburan dan water park. Kalau di Jakarta itu contohnya yang paling ngetop ada tiket easy access Dufan, Seaworld, SnowBay dan Jakarta Aquarium Indonesia. Bisa banget dijadikan pilihan selain main di playground bareng anak-anak. Di tempat wisata seperti Seaworld pastinya bakal happy banget si kecil melihat beragam hewan laut.

Movies

Bagi yang suka nonton film tapi nggak ada waktu buat antri-antri tiket segala macam beli dulu nih tiketnya di menu Movies. Yang tersedia adalah tiket untuk nonton di studio CGV dan Cinemaxx. Kalau rajin ngecek aplikasi sering banget ada diskon, lho.

Events

Tahu nggak, sih, event yang paling ditunggu saat ini apa? The 90’s Festival 2019 jawabannya. OMG saya mau banget bisa datang ke acara ini tanggal 23-24 November nanti. Ini adalah persembahan Traveloka untuk generasi 90-an yang mau nostalgia sama lagu-lagu lawas yang dibawakan band favorit pada masanya. Tiketnya bisa dibeli di Traveloka Xperience menu Events.

Itu adalah 3 menu favorit saya selain playground dan workshop. Kalau di menu lain ada entertainment untuk yang suka karaoke dan gaming, kemudian ada sports untuk yang mau daftar kelas yoga, muaithay, gym dan lain-lain. Kayaknya kapan-kapan saya harus coba ini, sih, mengingat usia makin nambah badan juga harus diajak olahraga biar makin fit.

Next ada beauty and spa, ini banyak banget pilihannya. Kalau yang terdekat sama saya itu ada di sekitaran Ciledug dan Bintaro, mau apa saja ada. Salon, reflexy, face treatment dan masih banyak lagi. Favoritnya ibu-ibu juga sih ini, ya.

Bagi yang suka traveling manfaatkan deh menu transports, tours, travel essentials dan food and drink. Ini lengkap banget mau beli kartu transport macam EZ Link yang buat di Singapura itu, ada. Bisa cari paket-paket tur juga oleh-oleh khas kota setempat. Dan sekarang nggak perlu ribet lagi cari simcard atau wifi buat dibawa ke luar negeri. Soalnya lebih enak kalau kita beli dulu di sini nanti di negara tujuan nggak perlu nyari-nyari lagi. Sudah gitu kalau di suatu tempat tiba-tiba kepengin difoto sama fotografer bisa juga pesan melalui menu travel essentialsnya.

Wiiiwww…. Apa nggak happy, tuh??

Cara pesannya sama dengan pemesanan tiket playground, ya. Silakan cek infografis berikut ini.

Dengan beragam metode pembayaran seperti transfer bank, BCA KlikPay, PayLater, Direct Debit, UANGKU Balance, Credit Card (VISA, MasterCard, JCB, American Express), ATM (ATM Bersama, Prima, Alto), Alfamart, Indomaret, CIMB Clicks dan Mandiri Debit. Untuk metode pembayaran Bank Transfer harap diperhatikan waktunya. Saat ini baru Bank Mandiri yang bisa melayani transfer 24 jam, sementara BCA hanya bisa transfer pada jam 01:30 – 21:00, BRI pada jam 04:00-21:30 dan BNI pada jam 03:00-21:00.

traveloka xperience
Daftar bank untuk metode pembayaran transfer. Pastikan kamu membayar transaksi dalam waktu kurang dari 2 jam.

Semua transaksi dijamin keamanannya dan lagi setiap akan melanjutkan ke tahap pemesanan berikutnya akan ada notifikasi untuk mengecek kembali pesanan yang sudah dibuat. Jadi dapat meminimalisir kesalahan kita sebagai pengguna. In case terjadi hal yang nggak diinginkan, customer service Traveloka siap sedia melayani sepanjang hari (24/7). Saya pernah menghubungi customer service tengah malam terus langsung dibalas, dong!

Oh ya sama halnya dengan bertransaksi di Traveloka Hotel dan Tiket Pesawat, di Xperience ini kita juga bakal mendapatkan point, lho. Yang kalau sudah terkumpul banyak point-nya kapan-kapan bisa ditukarkan dengan hadiah-hadiah menarik. Apalagi sekarang Pesta Poin Traveloka masih berlanjut, nih.

Well, sebagai mamah milenial yang menjunjung tinggi segala kemudahan in a positive way serta penghematan karena potongan diskon, I highly recommend Traveloka Xperience untuk para mamah-mamah lain yang ingin mengeksplor bakat dan minat anak-anaknya. Ingat lho, anak-anak ini hidup di zaman yang serba cepat. Kalau orang tuanya nggak cepat juga nanti akan ada banyak waktu yang terbuang dan bukan mereka yang menyesal, melainkan kita πŸ™‚

Tulisan ini diikutsertakan dalam #TravelokaBlogContest2019. Seluruh foto dalam artikel ini adalah milik pribadi. Informasi dari tenaga ahli dan selebriti merupakan hasil wawancara pribadi dengan narasumber.

  •  
  •  
  •  
  •  

60 thoughts on “Traveloka Xperience Makes Childhood So Meaningful

  1. Dewi adikara says:

    Hammam sudah makin besar ya … makin semangat ya, semoga terus bereksplorasi dengan Traveloka Xperience. Mama Hamman juga smart banget bisa pilihkan tempat untuk Hammam bereksplorasi dan ramah di kantong pula😍 Miis you mbak Dzulkhulaifah, dari sahabat penamu jaman baheulaaak, pemilik sahabatblogger (dot) com.

    • Dzulkhulaifah says:

      Iya karena kesukaan anak-anak masih akan terus berubah. Tugas kita sebagai orang tua adalah mengamati mana yang paling dominan. Nanti usia 14 tahun bisa tes profil bakat sama psikolog.

    • Dzulkhulaifah says:

      Iya. Kita aja dulu bisa main tanah sama pasir udah seneng ya, rasanya terkenang terus sampe gede. Sekarang zaman udah beda, tetep sih anak-anak harus punya masa kecil yang berkesan apapun caranya πŸ˜‰

  2. nurulrahma says:

    Kidzooona ini memang favorit para bocah!

    Ponakan2ku super hepiii kalo main ke Kidzooona, dan parents bisa banget quality time sekaligus mengamati apa aja yg mereka suka.
    Aaakkk thanks God ada Traveloka XPerience yg bikin jadi gampiiill yak

  3. Mira Utami says:

    liat tahapan wajah Hammam yang makin keliatan cool dan maskulin yah. kalo inget traveloka.udah nangis mulu aja bawaannya saking banyak hal haru yg aku rasain bahagia banget rasanya.

    • Dzulkhulaifah says:

      Ya Allah mamih Babaaam. Saya terharu banget loh waktu baca tulisannya tentang Traveloka Xperience bisa ketemuan sama Mike Shinoda. Itu beneran kayak dreams come true, ya… Pantesan cinta banget sama Traveloka yak. Hihihi.

    • Feby Kemala says:

      Waaaah Traveloka Xperience memang pilihan untuk ibu cerdas dan anak cerdas yaaa ☺ pingin coba jugak untuk keponakankuuu jadinya. Fleksibel buat yg gasuka ribet2. Thank you, Mami Hammam!

  4. Sary Melati says:

    Yang dilakukan widi dan suaminya mirip dengan yana aku terapkan ke anak-anak, kasih akses ke semua hal yang mereka sukai seluas-luasnya. Begitu ada bidang yang mereka seriusi, kasih full support. Zaman dulu tuh aku nyari2 tempat kursus, event atau playground yang sesuai untuk anak tuh mesti muter2 dulu ke mana2. Sekarang gampang banget ya, semuanya bisa dicari di Traveloka.

    • Dzulkhulaifah says:

      Itu dia Mak kelebihannya hidup di era digital, lebih mudah cari informasi melalui gadget. Kayak dunia udah di dalam genggaman, lah. Makanya kalau kita nggak berpikir maju ya bakal ketinggalan sama zaman. Oh ya saya pernah lihat kalau nggak salah anaknya Mak Sary ada yang main piano, ya? Keren ih.

  5. Widyanti Yuliandari says:

    Aku setuju. Pengalaman adalah salah satu hal yang perlu diupayakan buat dimilik seoptimal mungkin oleh anak-anak. Aku merasakan ini. Masa kecil anak-anak kami lumayan kaya dengan pengalaman meski kami tinggal di desa. termasuk pengalaman traveling, meski hanya di Indonesia belum sampai ke luar.

    Rasanya puas membawa mereka ke tempat baru, merasakan aktivitas baru, dan lain sebagainya. Dan, sama…. Traveloka juga bagi kami amat membantu.

  6. Erin Friyana says:

    Betul mba anak-anak memang sukanya nyanyi dan joget, namun bukan berarti besar nanti minatnya di musik. Cara terbaik mengenalkan banyak hal dulu biar gak bimbang saat dewasa kelak.

  7. Dian Restu Agustina says:

    Ya ampun ada yang pernah siaran di Delta FM sama Om Nino ya, keren Hammam. Ku sepakat jika pengalaman masa kecil akan jadi kenangan seumur hidupnya. Jadi memberikan kenangan terbaik adalah caranya. Dan Traveloka Xperience bisa membantu kita mewujudkannya

  8. HM Zwan says:

    Salut banget sama keluarganya Widi sama Dwi Sasono, maksimal banget anaknya kalau performa, keren.
    Aku belum nyobain Traveloka Xperience, pingin nyobain fitur terbarunya

  9. sulis says:

    Suka banget mba mbaca tulisannya. Berisi banget. Andai yaa, ada semacam kidzooona gitu di Jogja, jadinya deket. Klo di sini..Taman pintar ada, tapi kayaknya ga ada yang terus berperan layaknya profesi. yang pasti, ketolong banget ya dengan fitur barunya Traveloka ini…jadi lebih praktis untuk bisa dapetin momen-momen seru

  10. Elisabeth Murni says:

    Traveloka ini emang membantu banget ya. Sekarang nggak cuma buat pesen tiket dan booking hotel tapi bisa buat reserve pertunjukan atau tempat-tempat atraksi seperti ini. Kalau saya jadi merasa dimudahkan banget deh, jadi nggak perlu antri2 lagi.

  11. Damar Aisyah says:

    Aku ngalamin banget, bagaimana awal-awal Najwa suka balet, aku langsung heboh. Kemudian dia suka main organ, kami juga over excited, hahahah. Sekarang dia sudah menemukan sendiri kesenangannya. Belum bisa dibilang bakat, tapi kami yakin sesuatu yang membuatnya senang bisa menjadi pengalaman yang berharga.
    Dunia anak-anak memang tidak bia ditebak.Penuh kejutan dan kadang bikin deg-degan. Yang penting kita bebaskan saja agar mereka meng-explore dunia.

  12. Nanik Nara says:

    Wah Hammam asyik banget main di Kidzoona Lippo. Seneng ya dapat kejutan dari Mama diajak ke situ.

    Seneng ya mbak bisa menyenangkan anak-anak, apalagi bisa dapat diskon 50% berkat pakai aplikasi traveloka xperience

  13. Rachmanita says:

    Wah seneng banget ya bisa main ke kidzona ini… Kapan2 mau ajak salsa juga deh mom main ke kidzona puri ini. Deket rumah kan…

  14. Lina sophy says:

    Wah dapat ilmu parenting nih, bahwa anak-anak harus diberi kesempatan untyk mengembangkan bakat dan potensinya.

    Btw, keren banget emang inu aplikasi ya? Memudahkan urusan banget, dan yang bikin happy banyak promo diskonnya 😁

  15. Ririe Khayan says:

    Fitur Traveloka Xperience memang keren kok, kita jadi bisa bikin rencana lebih fleksible dan dinamis karena tersedia banyak paket-paket dengan harga yang sudah jelas. Sehingga bisa mengukur kemampuan anggaran dan menyesuaikan dengan jadwal/waktu yang pas kapan, tinggal klik-klik Traveloka Xperience deh

  16. Echaimutenan says:

    Mak jangan lupa beli tiket fam go fest di ice bsd
    Murce masih di traveloka. Nti janjian ke sananya yukkk.

    Enak emang ini pake traveloka bisa makan jajanin anak maen juga. Jadi paket lengkap

  17. April Hamsa says:

    Wah kyk anakku nih sukanya main ke Kidszona. Ternyata bisa beli tiketnya juga ya pakai Traveloka Xperience, lbh murah pastinya ya?
    Aku tertarik soal kursus2 itu, emang ya kalau bisa kita cepat mengenali bakat anak, kalau sekiranya ada yang menonjol bisa diikutkan kursus/ workshop πŸ˜€

  18. Sumarti says:

    Sekarang salah satu cara cari inspirasi buat kegiatan anak yang asyik buat aktivitas tanpa gadget adalah liat2 Traveloka Xperience yah pokoknya, happy ibunya karena dapat diskon, bahagia anaknya bisa main2

    • Dzulkhulaifah says:

      Betul, Mak. Gadet bisa bantu kita untuk nggak terlalu candu sama gadget itu sendiri kalau menggunakannya dengan bijak. Salah satunya buka-buka Traveloka Xperience dan ajak si kecil main di luar.

  19. Chalifah Rum says:

    Yess agree.. spt kutipan dr bu Elly Risman psikolog anak bahwa ada 2 hal yg kita wariskan untuk anak2 kita : pertama, kenangan dan pengalaman yg baik dan indah yg akan ia ingat suatu saat nanti. Kedua, kebiasaan dan karakter yg baik yang akan ia gunakan dalam menghadapi berbagai persoalan ketika ia besar nanti…

    • Dzulkhulaifah says:

      Seperti masa-masa kecil kita yah, Bun, yang penuh kenangan indah, pas udah gede jadi manusia yang bahagia dan lumayan lah mampu secara tangguh menghadapi rumitnya dunia 😁😁

  20. Dede Rahmawati says:

    Jadi inget hammam suka banget sama speaker. Mungkin aja namti jadi DJ teh hehe. Btw, aku baru tau ternyata traveloka bisa untuk beli tiket event2 dan tempat main gitu ya, kirain buat beli tiket pesawat dan hotel aja. Asiiikkk mau coba ah pakai traveloka hihi

    • Dzulkhulaifah says:

      Hahaha boleh juga jadi DJ, tapi yang soleh gitu Wkwkwkwk. Iya De, sekarang udah bisa beli tiket macam-macam di Traveloka Xperience. Makin mudahlah hidup kita, nih. Festival 90’s mau nonton gak? 😁😁😁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *