review popbox

Smart Locker PopBox – Serasa Punya Loker di Mana-mana

Kemarin saya ada event di daerah Jakarta Pusat, acaranya pagi banget jadi berangkat barengan sama orang-orang kantoran. Saya jarang pergi sepagi itu, tapi berhubung ini acaranya undangan dari Kementrian dan saya enggak mau telat ya sudah harus banget berangkat lebih awal. Dan whaaaw, Jakarta kalau pagi itu luar biasa!! Jakarta jam 7 pagi sungguh se-sibuk itu.

Salut banget loh sama orang-orang kantoran yang setiap harinya, bahkan sejak matahari belum benar-benar terbit, pergi meninggalkan rumah demi mencari rezeki, mengejar passion. Saya terpikir, orang-orang kayak mereka, sudah pasti jarang ada di rumah. Hidup di kota besar trendnya memang sebagian besar waktu habis untuk perjalanan dan bekerja.

start business

Tapi tahu enggak sih, trend ini justru menghasilkan trend yang lain. Semakin sibuk sebuah kota maka semakin tinggi pula daya beli masyarakat melalui toko online, karena dianggap lebih menghemat waktu tinggal klik beli lalu menunggu belanjaan datang. Tapi kadang proses pengiriman ini menjadi terkendala dengan kesibukan itu sendiri.

Ketika kurir datang ke rumah si pembeli, tahu-tahu orangnya enggak ada, dihubungi juga line telponnya sibuk terus. Kurir dari ekspedisi yang bereputasi tentu enggak akan meninggalkan paket di depan pintu macam loper meninggalkan korannya, dong. Akhirnya paket dibawa kembali ke logistik dan entah kapan lagi dikirim ulang. Mau kasih alamat kantor juga kadang dilema, karena harus bawa-bawa paket selama perjalanan pulang itu kok ya jadi perjuangan baru lagi gitu, ya? Pfh… hidup di kota besar kok gini amaaat?

PopBox Smart Locker

Nah, trend barunya lagi nih orang-orang sibuk ini akhirnya mendapatkan solusi dari PopBox Asia yang menyediakan tempat untuk menitipkan paketnya. PopBox adalah smart locker system pertama di Indonesia. Idenya bermula dari maraknya e-commerce dan kejadian salah kirim barang juga status paket yang seperti pingpong gara-gara si penerima enggak ada di rumah. Maka sebuah loker sebagai tempat pengambilan paket mulai banyak dibutuhkan.

Di negara lain sistem seperti ini sudah lama digunakan. Jadi ini tuh mirip dengan PO Box gitu. Bisa dibilang jadi PO Box zaman now, lah. Kita bisa pakai PopBox sebagai kotak alamat tujuan pada saat belanja online atau saat menerima kiriman dari siapa pun.

Awalnya PopBox hanya menyediakan tempat untuk penitipan barang, baik untuk diri sendiri, untuk teman atau untuk pembelian dari online shop. Berbentuk kabinet besar yang terdiri dari loker-loker berbagai ukuran berwarna merah, sehingga mudah ditangkap oleh pandangan mata dan bisa ditemui di banyak tempat di 300 lokasi di 8 kota besar Indonesia. Kita akan menemui PopBox di pusat perbelanjaan, kawasan perkantoran, kampus, apartemen, SPBU dan stasiun kereta, agar dekat dengan keseharian masyarakat perkotaan.

review popbox

Untuk bisa menggunakannya kita hanya tinggal download dan install aplikasi PopBox di smartphone, baik android maupun ios. Pada aplikasi tersebut akan ada fitur-fitur sekaligus akses untuk membuka loker. Jadi lokernya ini memang tanpa kunci manual, melainkan by system. Tanpa aplikasi dan akses untuk membuka, loker akan tetap terkunci secara aman.

Fitur PopBox

Pada aplikasi PopBox terdapat 3 fitur utama, yaitu PopSend, PopSafe dan OnDemand. Ada juga fitur tambahan Free Gift yang berisi survey seputar PopBox yang jika beruntung kita bisa dapat goodie bag :P. Pembayaran layanan akan dipotong dari saldo PopBox, pengisian saldo dapat dilakukan menggunakan e-money.

review popbox

Gunakan fitur PopSend untuk pengiriman barang secara mudah. Jadi kalau mau kirim paket, pagi-pagi belum ada ekspedisi yang buka sementara kita sudah harus berangkat kerja, drop saja paketnya di PopBox terdekat. Pada aplikasi akan diminta lokasi loker tempat kita ingin drop barang dan alamat tujuan yang bisa dipilih apakah ingin mengirimkannya ke loker lain atau langsung ke alamat rumah. Tarifnya sama dengan tarif logistik yaitu Rp. 9.000 per kg dengan jangka waktu pengiriman reguler 2-3 hari.

Sedangkan fitur PopSafe bisa digunakan untuk menitipkan barang dengan tarif Rp. 6.000 per 24 jam. Saya jadi ingat pernah mau nonton di XXI, karena nunggunya lama jadi saya belanja dulu di supermarket, beli-beli camilan buat di rumah. Saya kok enggak ingat gitu kalau ke XXI kan enggak boleh bawa makanan dari luar yaaa. Dan bingung lah belanjaannya mau dikemanain. Akhirnya pura-pura mau beli buku di Gramedia dan nitip belanjaan di situ, tentunya diiringi dengan tatapan penuh curiga dari mbak-mbak yang jaga, LOL.

Lha coba dari dulu sudah ada PopSafe yaa, kan enak lah udah tinggal titip aja di lokernya. Memang anak zaman now hidupnya jadi mudah banget. Kalau lagi bawa belanjaan dan barang lainnya sementara mau ada urusan lain entah itu hangout sama teman-teman atau mau meeting dulu, ya enggak usah ribet lagi dibawa ke mana-mana itu tentengannya. Masukkan saja ke PopBox, selesai.

Fitur OnDemand adalah layanan jasa kebersihan untuk sepatu dan tas. Pilih fitur ini kalau enggak sempat ke laundry, taruh barang yang ingin dibersihkan di loker, kemudian nanti akan ada petugas yang mengambil, membersihkan dan mengembalikannya ke loker seperti semula. Nice….

Bagi yang doyan belanja online, silakan pilih opsi pengiriman dengan smart locker PopBox, istilahnya collection point. E-commerce yang bekerja sama saat ini ada Lazada, Zalora, Blibli dan Mataharimall. Jadi kalau barang yang kita beli sudah sampai di loker yang dipilih, nanti akan mendapat notifikasi dan kode akses untuk membuka loker dan mengambil barang. Asyik, yaaa.

Selain itu juga bila harus mengembalikan barang dikarenakan barang tidak sesuai, cacat, rusak atau sebab lain, silakan dikembalikan melalui loker PopBox secara gratis 😉

Mengapa Harus PopBox?

Karena sekarang apa-apa sudah serba canggih, tentu dong kita jangan melupakan yang namanya keamanan. Seperti itu pula PopBox memberikan layanan kepada usernya, dengan keamanan kunci otomatis, kamera CCTV di 3 sisi loker dan kode unik yang akan dikirimkan ke ponsel untuk membuka loker.

Selama barang berada di dalam loker akan selalu terjaga keamanannya. PopSafe akan menyimpan barang selama 24 jam dan bisa extend jika dibutuhkan. Sedangkan untuk collection point paket bisa disimpan selama 3 hari, setiap hari akan diingatkan melalui sms untuk pengambilannya. Jika belum sempat mengambil bisa hubungi customer service untuk perpanjangan waktu secara gratis. Jangan khawatir, lokerya enggak akan bisa terbuka sendiri, kok 😉

User Experience

popbox

Pengalaman hari ini, tadaaa… saya nyobain dong titip barang di PopBox Giant Ekspres Bintaro. Antara excited dan norak sebenarnya, karena baru pertama kali hahahahaha. Yang mau dititipkan sih cuma tas kecil berisi topi sama mainan anak saya, tapi lumayan ribet ke Giant bawa-bawa itu ditambah ekspektasi anak saya bakal lari-lari di lorong belanja.

Berikut adalah langkah yang saya lakukan untuk menggunakan fitur PopSafe.

  1. Pilih fitur PopSafe pada aplikasi
  2. Pilih lokasi loker, saya pilih Giant Ekspres Bintaro
  3. Pilih size lalu “Book Now” (size sesuaikan dengan ukuran barang, tersedia ukuran S, M, dan L)popbox
  4. Masukkan item description dan promo code. Bisa pakai kode GRATISPAKAI untuk gratis pakai loker sebanyak 2 kali (PopSafe atau PopSend)
  5. Saya diberikan nomer orderpopbox
  6. Pada layar display yang terdapat di loker PopBox, pilih Bahasa kemudian pilih “Menyimpan Barang”
  7. Masukkan nomor paket sesuai dengan nomor order pada poin 5
  8. Akan muncul PopSafe detail berisi nama user dan nama lokasi loker, pilik “OK”
  9. Pilih ukuran loker. Angka yang ada di sudut kanan kotak menunjukkan jumlah loker yang tersedia saat itu.popbox
  10. Loker terbuka, saya dapat loker nomer 16. Masukkan barang yang mau dititip, kemudian tutup kembali lokernya (akan terkunci otomatis)
  11. Jangan lupa klik “Selesai”

Untuk mengambil paket dari loker, tinggal buka History di bagian bawah, pilih PopSafe. Setelah tap “Open Door” maka akan diberikan kode unik untuk membuka loker.

Pada PopBox display pilih “Mengambil Barang”, ketik kode unik yang diberikan pada aplikasi. Loker langsung terbuka, silakan ambil :). Gampang…

Loker yang di Giant Bintaro ini juga gampang banget ditemukan. Posisinya ada di parkiran, belakang ruang engineer. Kalau mau ke area parkir lewat pintu yang dekat Domino’s Pizza itu, tinggal nengok ke kanan pasti langsung kelihatan.

Kesimpulan

PopBox sangat cocok digunakan oleh mereka yang sibuk, jarang ada di rumah, merasa lebih aman jika enggak ada orang yang mengetahui alamat rumahnya dan dekat dengan lokasi PopBox itu sendiri. Dengan aplikasi pada android dan ios yang sangat user friendly makin memudahkan kita untuk menggunakannya.

Informasi tentang PopBox ini saya dapatkan saat menghadiri event C2Live Meet up pada tanggal 27 Oktober 2018, di Ariobimo Sentral Jakarta Selatan. Terima kasih C2Live dan Mas Enrico yang sudah berbagi info keren seputar ngeblog, juga terima kasih kepada PopBox dan Ibu Greta Bunawan yang sudah berbagi info menarik dan seru.

#KerenPakaiPopBox

  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  

One thought on “Smart Locker PopBox – Serasa Punya Loker di Mana-mana

  1. Jetrani Reza Dias says:

    Waaah sama dong. kemarin aku juga nyobain fitur pop safe tapi buat transaksi online. Drpd ribet ketemuan sama konsumen di satu kota, aku pakai pop box aja jd abis dia bayar, tinggal ambil barang di dalem loker. Hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *