Liburan Keluarga di Dunia Kartun dengan Annual Pass Dufan

Kapan terakhir kali kalian ke Dufan? Memang benar, ya, pengalaman pertama liburan di Dufan adalah momen yang selalu bisa diingat puluhan tahun lamanya. Saya pertama kali ke Dufan saat usia 7 atau 8 tahun dan dengan soknya mencoba wahana Halilintar. Setelah permainan selesai kaki saya gemetar, katrok banget. Tapi ya, memang seru, sih! Dan setelah itu Dufan selalu menjadi taman hiburan favorit saya sampai akhirnya hari Sabtu kemarin saya berhasil memiliki Annual Pass Dufan. Yaaayy!!! Habis ini bisa sering-sering ke Dufan, naik semua wahana dan foto-foto lucu di Dunia Kartun.

Kunjungan saya ke Dufan kali ini karena mendapat undangan dari Dunia Fantasi dalam rangka Dufan Blogger Day 2019. Saya mendapatkan 1 tiket annual pass dan 3 tiket regular, jadi hari Sabtu tanggal 21 September 2019 kemarin saya datang bersama gank tetap (suami dan anak) ditambah seorang teman yang katanya lagi pengin banget naik Arung Jeram. Nah, salah satu agenda dari Dufan Blogger Day ini adalah memperkenalkan Dunia Kartun. Apakah itu??? Nanti saya jelasin detail, ya.

dufan blogger day
Di Meja Registrasi Dufan Blogger Day 2019

Dufan Blogger Day 2019 berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam di Hello Kitty Adventure yang gemas banget semuanya serba Kitty. Dibuka dengan sambutan selamat datang dari Ibu Ticha Hestiningrum Desanti selaku Vice President Brand Promotion and Activation Dunia Fantasi. Beliau memulai sambutannya dengan bercerita tentang pengalamannya saat ke Dufan bersama teman-temannya, bagaimana gank-nya terpecah menjadi dua, antara tim pemburu wahana ekstrim dengan tim penjaga tas. Haha, ini bener banget yaaa memang akan selalu ada 2 kubu ini.

dufan blogger day

Seiring berjalan waktu Dufan terus melakukan inovasi agar pengunjung terus memiliki memori yang berbeda dari waktu ke waktu. Ada benarnya, sih. Saya selalu teringat momen pertama kali naik halilintar, terus sekarang memori baru saya adalah betapa senangnya jagoan kecil ketika menjelajah di Dufan yang punya banyak wahana baru. Yang sekaligus menjadi memori bagi anak saya sendiri. Sampai hari ini topik Dufan masih selalu dibicarakan olehnya.

Acara dilanjutkan dengan presentasi wahana baru Dufan oleh Bapak Reynon Vigor Adi Sukma, Vice President Dunia Fantasi. Yang mana wahana barunya adalah Dunia Kartun yang saat ini sudah dibuka.

dufan blogger day
Bapak Reynon dan Ibu Ticha

Di bulan Desember 2019 mendatang akan ada wahana baru lagi, yaitu Haunted Coaster. Wahana yang memiliki track terpanjang di Asia Tenggara ini diproduksi oleh Intamin, produsen wahana dari Jerman spesialis theme park. Haunted Coaster memiliki 3 rangkaian kereta yang masing-masing bisa mengangkut 20 orang dan bakal meluncur dengan kecepatan tinggi di dalam ruangan dengan berbagai tantangan dan ada seram-seramnya. Sebagai bocoran ada gerakan mundur setinggi 14 meter. Can you imagine? πŸ˜›

Dan akan ada Special International Show Magical Unicorn. Bagi penggemar Unicorn catat nih tanggalnya, show ini akan berlangsung pada tanggal 4 Oktober – 3 November 2019 setiap pukul 13.00 dan 15.00.

Bersama blogger hits Ibukota

Dunia Kartun, Wahana Terbaru Dufan untuk Anak-anak

Dulu kalau saya ngajain kakak buat ke Dufan sama anak-anak pasti jawabannya “Anak kecil nanti nggak bisa main apa-apa di Dufan”. Sudah, mulai sekarang simpan saja kata-kata itu. Karena Dufan kini menghadirkan inovasi barunya yaitu Dunia Kartun, sebuah taman bermain dengan berbagai wahana yang didesain untuk usia anak-anak.

dunia kartun
Selamat datang di Dunia Kartun

Kalau saya bilang memasuki Dunia Kartun bagaikan berada di negeri permen karena bangunannya yang lucu serta warna-warni pastel yang menggemaskan. Kayaknya nih bakalan jadi the next instagramable spot paling hits di Jakarta. Karena di sini semuanya serba gemas! Musholahnya aja warna pink, coba! Selain itu juga banyak gimmick menarik yang sengaja dibuat untuk pengunjung mengabadikan momen melalui foto atau video.

Tahun lalu waktu mengajak anak saya ke Dufan kami naik wahana ini : Gajah Bledug, Burung Tempur, Istana Boneka dan Bianglala. Lalu istirahat di depan Panggung Maxima sampai sore. Setelah ada Dunia Kartun si kecil mencoba hampir semua wahana yang ada di area ini. Satu wahana ada yang sampai dua kali pula. Sekali naik sama papinya, sekali lagi naik sama saya. Seruuuu. Lalu Gajah Bledug dan Burung Tempur tetap sih menjadi favoritnya. Ditambah naik wahana Turangga-rangga atau Carousel yang lebih familiar disebut dengan kuda Dufan. Cuma dia sedih karena nggak bisa naik wahana Rajawali yang mensyaratkan tinggi badan minimal 125 cm. Huhuhu. Sabar ya, belum waktunya.

Dunia Kartun dibangun di area seluas 3 hektar dan memiliki 7 wahana yang cocok untuk anak-anak dengan tinggi mulai 100 cm. Lokasinya berada tepat di depan pintu gerbang baru Dufan. Jadi sekarang pintu Dufan sudah pindah lho, gengs. Agak ke kanan sedikit, yang dulunya gerbang pintu keluar gitu. Tadinya saya pikir Dufan habis renovasi karena biasa kalau masuk langsung ketemu sama Gedung Fatahilah kan ya. Lha ini kok langsung ada Ontang-Anting dan atmosfernya beda banget, lebih cute. Oh rupanya itu adalah Dunia Kartun.

Berikut ini saya share ya wahana yang ada di Dunia Kartun. Sebelumnya mungkin bisa dibaca dulu, ya, Tips Wisata di Dufan Bersama Si Kecil agar liburannya lebih nyaman, puas dan berkesan.

New Ontang Anting

New Ontang Anting adalah wahana yang pertama dicoba anak saya bersama papinya, ketika saya harus mengikuti acara Blogger Day bersama 60-an lebih blogger lainnya. Konsep wahana ini sama dengan Ontang Anting yang lama, tapi lebih ramah anak. Ada kursi yang berpasangan jika orang tua ingin duduk bersama anaknya, dan di kursi anak dibuat lebih safety dengan sabuk menyilang menutupi pundak seperti sabuk pembalap dan ada kunci di bagian belakang kursi.

dunia kartun new ontang anting

Kolibri

Wahana ini mirip dengan Gajah Bledug atau Burung Tempur, hanya jumlah burungnya sepertinya lebih sedikit. Anak saya sih bilangnya di Kolibri nggak ada setir dan tuas yang buat naik-turunin gitu. Jadi dia lebih ngefans sama Gajah Bledug dibandingkan yang ini. Jika si kecil ingin naik wahana ini satu burung bisa untuk 2 orang bersama pendamping.

dunia kartun kolibri
Photo by malihadafi.com

Karavel

Wahana Karavel adalah jenis permainan model perahu layar yang treknya naik dan turun maju mundur seolah berada di tengah ombak. Karena sering nonton film UP anak saya bilang layar yang ada di bagian belakang tempat duduknya itu gordyn hahahaha. Capek deeeh. Di wahana ini si Hammam cukup mencobanya sekali dan nggak mau naik lagi karena putarannya lumayan kencang, katanya dia takut meski sudah ada pengamannya.

Paralayang

Wahana Paralayang saat saya di sana menjadi salah satu yang paling diminati, nih. Seperti namanya wahana ini bikin kita seolah terbang tinggi sambil diputar-putar. Saya suka duduk di Musholah yang ada di dekat wahana Paralayang soalnya ketika wahananya sedang berputar suka ada angin-anginnya lumayan kencang dan bikin adem. Hihi.

dunia kartun paralayang

Zigzag

Permainan ini mirip seperti Bombom Car tapi boleh dinaiki oleh anak yang lebih kecil. Sayangnya meski boleh anak saya belum mencapai batas minimal yaitu 125 cm. Jadi demi keamanan terpaksa melewatkan wahana ini. Meski ada pendamping tapi tetap nggak boleh lho, ya.

dunia kartun zig zag

Turbo Drop

Turbo Drop adalah wahana Histeria versi anak-anak. Ada beberapa kursi yang melingkari sebuah tiang besar dan tinggi, kemudian kursinya akan naik dan turun. Wahana ini hanya untuk anak-anak, pendamping nggak boleh ikutan naik. Karena Hammam belum berani naik sendiri akhirnya ya cuma nontonin saja. Kelihatannya sih nggak terlalu ngeri, ya. Beda banget sama Histeria yang mungkin nggak akan pernah saya cobain lagi hahahaha.

dunia kartun turbo drop

Baling-baling

Wahana Baling-baling terbilang cukup ekstrim. Pengunjung yang boleh mencoba wahana ini mungkin yang sudah lebih dari 125 cm. Bentuknya seperti baling-baling, cara mainnya mirip seperti Tornado atau Kicir-kicir. Intinya kita dilempar ke atas, diputar-putar, digantung, di jatuhkan. Duh, untung ini hanya permainan, ya. Bukan soal hati. *Eh.

dunia kartun baling baling

Fasilitas

Selain semua wahana tadi fasilitasnya pun sudah lengkap. Toilet ada beberapa, Musholah pun tersedia. Bagi yang haus bisa refill botol minum melalui dispenser air minum yang tersebar di beberapa titik. Kemudian bagi para orang tua yang sedang menunggu anak-anak bermain wahana bisa duduk santai di kursi yang ada di sekitar wahananya.

Bagi pengunjung yang membawa bayi disediakan stroller, bisa dipakai secara gratis untuk anak usia di bawah 12 bulan. Atau tersedia juga kursi roda untuk pengunjung lansia berusia di atas 65 tahun atau yang berkebutuhan khusus. Kalau capek banget butuh kendaraan di dalam Dufan silakan sewa skuter dengan tarif per jam Rp. 125.000 (kecil) dan Rp. 150.000 (besar).

Yang sukanya cuma foto-foto saja jangan takut kehabisan spot karena 3 hektar Dunia Kartun semua serba lucu. Sudah gitu ada lebih banyak tempat buat ngadem, hehehe. Apalagi ada Hello Kitty yang indoor itu banyak food stall kalau mau jajan-jajan dan sungguh ACnya bikin recharge. Hasek!

dunia kartun
Bagai berada di dunia permen

Setelah Hammam lelah bermain kami istirahat di Musholah sambil menunggu waktunya sholat Maghrib. Dan saya tersadar bahwa dari tadi baru mencoba beberapa wahana. Rasanya kurang puas, deh. Harus balik lagi ini sih, mumpung sudah punya Annual Pass Dufan.

Harga Tiket dan Cara Bikin Annual Pass Dufan

Sepulang dari Dufan banyak saudara yang nanyain harga tiket Dufan sekarang berapa. Kalau ke Dufan cuma nemenin anak, alias nggak naik wahana apapun apa harus bayar full? Ya iyalah. Sekarang tiket Dufan semuanya adalah terusan. Dulu kalau nggak salah ada terusan dan non terusan gitu, deh. Harganya lebih murah tapi nggak bisa naik semua wahana.

Nih, harga tiket yang berlaku sekarang bisa dilihat di bawah ini, ya. Di harga yang kita bayarkan ini sudah termasuk asuransi, tapi belum termasuk pintu masuk Ancol.

annual pass dufan

Terus kalau mau punya Annual Pass Dufan caranya bagaimana? Eh by the way Annual Pass itu apaan, sih?

Annual Pass Dufan adalah kartu masuk Dufan yang bisa digunakan setiap hari selama satu tahun, termasuk weekend dan hari libur nasional. Harganya selama bulan September ini adalah Rp. 299.000 jika pembelian melalui website ancol.com atau Rp. 350.000 jika pembelian dilakukan on the spot. Lalu harga di bulan Oktober nanti adalah Rp. 325.000 baik melalui website ancol.com maupun langsung di loket Dufan.

Cara beli Annual Pass Dufan gampang banget. Tinggal buka info tiket Ancol, kemudian pilih Annual Pass dan klik Beli Tiket pada kolom Dunia Fantasi. Setelah itu akan diminta mengisi data personal, konfirmasi lalu bayar, deh. Kamu akan mendapatkan email notifikasi yang bisa ditunjukkan di loket Dufan pada saat ingin masuk.

Tiket Annual Pass Dufan berlaku 14 hari setelah tanggal pembayaran. Artinya harus segera diaktifkan secara langsung di Gedung Fatahilah Dufan. Mau diaktifkan di hari yang sama pun langsung bisa, kok. Apalagi kalau membeli Annual Pass secara langsung di loket Dufan maka harus ditukarkan di hari yang sama dan bisa langsung menikmati wahana.

Di tempat pembuatan kartu Annual Pass nanti akan diminta menunjukkan tiket dan mengisi formulir kemudian difoto dan diambil sidik jari. Jadi Annual Pass hanya berlaku untuk yang foto dan sidik jarinya tertera pada saat kartu di-scan, ya. Nggak bisa dipindahtangankan. Yang bisa memiliki Annual Pass adalah pengunjung dengan tinggi badan minimal 100 cm. Di bawah 100 cm masuk Dufan gratis, ya.

Tiket Fast Track dan Tiket Premium

Selain Annual Pass masih ada lagi tiket Fast Track dan Premium. Fast Track adalah tiket yang memberikan fasilitas naik wahana tanpa antri di 14 wahana favorit. Harganya lebih mahal Rp. 200.000 dari tiket regular. Kalau sudah punya Annual Pass tapi ingin mendapatkan fasilitas Fast Track maka tinggal tambah Rp. 200.000 setiap kali berkunjung.

Kemudian Tiket Premium sifatnya sama dengan Fast Track, hanya saja ada service tambahan yaitu fasilitas lounge dan welcome drink. Di dalam lounge dilengkapi dengan ruangan ber-AC dan kursi pijat. Eheu, paling enak banget nih dipijat ketika lelah bermain di Dufan yaaa. Oh ya akses permainannya sama dengan Fast Track.

Kapan Kita ke Dufan Lagi?

Jika ingin ke Dufan menggunakan transportasi umum paling enak naik bus Transjakarta jurusan Ancol yang turunnya di dekat Gerbang Barat Ancol. Di halte ada loket masuk Ancol, harga tiketnya Rp. 25.000 per orang, anak di atas 2 tahun bayar full. Dari halte tinggal jalan kaki 5 menit ke gerbang baru Dufan.

Bagi yang naik kereta commuter line bisa ambil jurusan Kampung Bandan lalu naik ojek atau taksi online, tujuannya Gerbang Barat Ancol. Atau ada yang naik kereta dari luar kota? Dari stasiun Gambir bisa tetap pilih bus Transjakarta jurusan Pulo Gadung (2A) lalu turun di Senen untuk transit ke Senen Central, lanjut naik jurusan Ancol (5). Tarif bus Transjakarta flat Rp. 3.500, ya. Kalau harus transit, nggak usah bayar lagi πŸ™‚

Sekarang di Dufan rasanya jadi lebih nyaman karena saya lihat ada lebih banyak toilet juga Musholah. Jadi nggak khawatir soal ibadah sholat 5 waktu. Mau minum juga gampang banget banyak dispenser. Atau mau beli minuman manis pun banyak yang jual.

Jangan lupa jam operasional Dufan adalah di jam 10.00 – 18.00 weekday dan 10.00 – 22.00 weekend. Mungkin pada saat baru masuk belum semua wahana beroperasi karena masih sedang tahap pengecekan. Iya, Dufan melakukan pengecekan wahana setiap paginya, lho. Tapi pasti ada kok wahana yang sudah buka dari pagi. Atau kita mau foto-foto dulu? πŸ˜›

Terima kasih Dufan atas undangannya. See you soon πŸ™‚

  •  
  •  
  •  
  •  

14 thoughts on “Liburan Keluarga di Dunia Kartun dengan Annual Pass Dufan

  1. tanti amelia says:

    Ini family tme yang indah buat anak anak, masuk ke dunia kartun. Aku kok mbayangin anak anak beneran kayak jadi tokoh utamanya yaaaa… ada di dunia permen warna warni, makan gulali kapas super besar, dan bercanda dengan Tom and Jerry atau Hello Kitty

  2. Tanti Amelia says:

    Dufan jni bener bener wahana yang mengasyikkan buat keluarga ya apalagi sekarang liat fasilitas toilet dan mushola bagus bersih

    makanan apa aja ada, ga panaaaassss semua wahananya tapi juga ada adem ademnya.
    kuoikir muahaaallllk banget samoe satu orang habis 500k gitu

  3. Nurul Fitri Fatkhani says:

    Banyak juga blogger yang hadir di event di Dufan, pastinya seru deh, kalau bisa ikutan hihihi

    Sekarang Dufan banyak perubahan ya, banyak wahana menarik untuk anak-anak.
    Kalau dulu mereka banyaknya nonton orang dewasa yang main di sana

  4. Eri Udiyawati says:

    Acara Dufan Blogger Day ini seru banget. Yang punya anak-anak bisa diajak juga sambil mencicipi Dunia Kartun wahana baru di Dufan. Kalau udah cukup tingginya, bisa ya menikmati wahana seperti zigzag, ontang anting, dll yg sudah didesain dan aman untuk anak-anak. Makin cakep aja Dufan nih.

  5. Nanik Nara says:

    Jadi mupeng pengen ke Dufan.
    Saya ke dufan tahun 2000, saat sedang magang di Jakarta. Naik ontang-anting dan begitu turun, langsung muntah.

    Baguslah ada versi anak-anak untuk beberapa wahananya, jadi anak-anak bisa nyobain wahana yang biasanya didominasi orang dewasa

  6. Efi says:

    Kali pertama maen ke dufan tuh tahun 2006. Aku nyobain Arung Jeram, Kora-kora, Kicir-kicir, Bianglala, Bomb Bomb Car, Piring Cangkir d ( kalau ga salah) dan Carousell. Eh apa ya namanya? hihi dah lama beud dan ternyata banyak yang berubah ya

  7. Herva Yulyanti says:

    Terakhir ke DUFAN tahun 2012 barengan teman kantor ah seru banget dah pokoknya kalau ke Dufan hahaha..

    liat wahananya kini makin banyak ya mba jadi makin pengen ke Jakarta nih untungnya jam operasional weekend sampe malam ya mba 22.00 jadi kalau dari Bandung datang ke Jakarta siang masih puaslah buat main πŸ˜€

Leave a Reply to Eri Udiyawati Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *