Apakah Menjadi Perempuan Berarti Selalu Wajib Dandan?

Selain pandai mengurus keluarga, seorang perempuan juga memiliki kewajiban lain. Apaan? Perempuan wajib dandan! Eh, yang betul??

Di kalangan teman-teman sejak remaja saya terkenal sebagai perempuan yang enggak pernah dandan. Apa ya, malas banget harus dandan. Ribet gitu loh mesti bedakan setiap kali mau ‘tampil’. Dan karena enggak biasa dandan saya jadi malas mencoba. Alasannya : kurang percaya diri, takut enggak pantas, takut dibilang genit dan satu lagi yang paling takut yaitu takut jerawatan. Hahahahaha. Continue reading

Wisata Keluarga di Setu Babakan

Memang enak banget kalau liburan yang enggak niat kemana-mana tapi malah ada yang ngajakin jalan-jalan. Enggak usah mikirin mobilnya muat atau enggak, main berangkat aja eh ternyata sempit hahahaha. Ceritanya mau wisata keluarga ke Setu Babakan, sebuah Perkampungan Budaya Betawi yang terletak di Srengseng Sawah, Jagakarsa – Jakarta Selatan.

Ini kali kedua saya mengunjungi Setu Babakan, jadi sudah enggak surprise lagi jika Continue reading

Memahami Kesukaan Si Kecil untuk Mengalihkan Perhatiannya

Hey hoo... Setelah beberapa waktu lalu saya sempat posting soal kreativitas anak, sekarang mau bahas yang ringan-ringan gitu ya. Soal mengalihkan perhatian anak dari segala sesuatu yang dapat mengakibatkan anak ngambek berkepanjangan. Eh, ini ringan apa bikin stress??

Perjuangan seorang ibu itu dimulai sejak ia mengandung, kemudian melahirkan dan membesarkan seorang anak. Selama membesarkannya timbul lagi perjuangan baru, mulai dari berjuang memberikan ASI tetapi kemudian harus disapih saat usianya sudah cukup, lalu melewati drama toilet training sampai dengan perjuangan bikin anak jadi happy selalu. Continue reading

Inovasi Penuh Makna untuk Gaya Hidup Sehat Keluarga

Setiap kali bertemu dengan kawan lama, biasanya mereka akan mengomentari penampilan saya yang kurus-kurus saja—kata mereka. Padahal ya saya enggak kurus-kurus amat kok. ‘Hampir’ sesuai lah sama tinggi badan. Ada yang mengira saya diet supaya kurus, padahal enggak juga. Saya hanya menjaga porsi makan. Itu pun bukan karena saya pengin kurus, melainkan karena saya enggak mau gemuk. Nah, loh!

Continue reading

Hewan Peliharan yang Datang dari Jauh, Kura-kura Brazil

Punya anak satu, serasa punya dua. Hammam dan abang sepupunya—Alikhan—yang berselisih usia 3 tahun, semakin banyak saja hal-hal “samaan” yang mereka inginkan. Selain wardrobe—mereka punya lusinan baju yang kembar, dua anak super aktif ini juga mau samaan hewan peliharaan. Aduh, boys.

Sejak Hammam lahir saya belum pernah kepikiran untuk memberikannya hewan peliharaan. Kecuali dia yang minta. Lagipula kelihatannya dia tuh cuek-cuek aja tiap lihat kucing tetangga. Malahan seringnya ngusir “Pergi, cat!” Eh ini karena meniru saya, sih. Karena saya suka mengusir si kucing yang suka jebolin plafon rumah itu.

Tapi Hammam kelihatan peduli sama kura-kura peliharaan Alikhan. Continue reading

Speed Upgrade for Happy Customer First Media

Beberapa waktu lalu saya sempat update status di facebook, tentang kegiatan keluarga Indonesia menonton televisi bersama-sama. Seperti dahulu, dimana kita terbiasa nonton televisi bareng mama, papa, kakak, adik. Menyaksikan acara seru macam Kuis Family 100 atau Komunikata dan kita sama-sama main tebak-tebakan jadinya.

Sekarang? Seiring perkembangan zaman maka berkembang pula perlengkapan digital yang ada di rumah kita. Setiap anggota keluarga memiliki gadget masing-masing dan mempunyai tontonan kesukaannya sendiri. Continue reading

Lakukan 5 Hal Ini Untuk Mendukung Kreativitas Anak

Buibu, saya mulai pusing ketika si Hammam suka minta nonton video via gadget. Mana dia udah bisa lagi, tap sana-sini memilih video yang disukainya. Padahal misi saya tuh (dulunya) jangan sampai anak main gadget. Saya maunya dia lebih banyak menggambar, mewarnai, main pasir, main puzzle, baca buku and so on. Serba salah ya, dia main ninja-ninjaan melulu emaknya lelah. Eh dia anteng main sama gadget, emak jadi stress.

Apalagi kalau weekend, papinya libur. Bisa berdua-duaan tuh di kamar nonton finger family. Daripada mereka berdua masing-masing ngeliatin layar, kan mendingan nyiram tanaman bersama ya…

Continue reading

Toilet Training Babak 2, Bye Bye Diapers!

Disaat banyak anak-anak yang lulus toilet training dan bye bye diapers di umur dua tahun—bahkan katanya ada juga yang lulus di umur satu setengah tahun, anak saya baru lulus sekitar sebulan yang lalu dong. Yes, setelah ia berulang tahun yang ketiga. Itu juga udah alhamdulillah.

Sebelumnya, Hammam tidak dipakaikan diaper di siang hari. Ia hanya pakai diaper ketika pergi yang agak jauhan dan ketika tidur. Nah mau lepas diapernya ini kok kayaknya sulit ya. Terus terang saja, toilet training babak 2 ini saya harus pakai sabar banyak-banyak. Beda banget situasinya dengan saat-saat saya mengajarkan Hammam untuk pipis di kamar mandi.

Baca juga : Toilet Training Babak 1 Continue reading

Anak Berjalan Jinjit Membuat Orang Tua Khawatir

Pada blog post sebelumnya saya sudah pernah berkisah tentang anak saya yang mengalami gangguan sensori integrasi. Salah satu gejalanya adalah anak berjalan jinjit. Sejak kapan Hammam berjalan jinjit? Sejak ia mulai belajar berjalan. Terus terang, saya khawatir. Buibu yang punya masalah serupa, mari kita berkumpul, berkeluh kesah dan mencari solusi.

Anak Berjalan Jinjit

Baca juga : Hammam, Ninja Kecil dengan 7 Indera Continue reading

Beralih ke Lampu LED Eye Comfort untuk Kebaikan Mata Keluarga

Hidup sejahtera merupakan impian setiap orang. Salah satu faktor pendukung kebahagiaan sebuah keluarga adalah kesejahteraan diri. Berupa berat badan yang ideal, tubuh yang bugar, kulit yang sehat dan terhindar dari stress. Ya iya dong, siapa yang nggak bahagia kalau punya berat badan ideal. Ya kaaan?

Tapi sadar nggak sih, ternyata memiliki penglihatan yang baik juga merupakan salah satu kesejahteraan diri. Sayangnya banyak dari kita yang kurang menyadari betapa pentingnya penglihatan, meskipun kita sangat mengandalkan indera yang satu ini dalam setiap aktivitas sehari-hari. Continue reading